<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706723">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MAJAS SINDIRAN DALAM NOVEL TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR KARYA TERE LIYE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Three Tiadella Donna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Bahasa dan Sastra Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Three Tiadella Donna. (2025). Analisis Majas Sindiran dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye. [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Drs. Mukhlis, M.Hum. dan Maya Safhida, S.Pd., M.Pd. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan majas sindiran  dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye yang terbit pada tahun 2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penggunaan gaya bahasa dalam karya sastra, khususnya majas sindiran, sebagai sarana penyampaian kritik dan pesan moral dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik studi dokumen dan teknik baca-catat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data dalam penelitian ini adalah teks berupa kata, frasa, dan kalimat yang tergolong majas sindiran dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Hasil penelitian, ditemukan tiga bentuk majas sindiran dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye, yaitu ironi berupa sindiran dengan makna yang bertentangan dengan maksud sebenarnya, serta sindiran halus yang digunakan untuk mengejek seseorang.  Sinisme ditemukan berupa sindiran yang merendahkan, meremehkan, mengejek, dan mencemooh seseorang, ungkapan yang mencerminkan ketidakpercayaan, kekecewaan, keraguan terhadap sesuatu, ejekan terhadap niat baik seseorang, serta sindiran yang bertujuan mengkritik sesuatu. Sarkasme ditemukan berupa celaan, kata kasar, serta mengibaratkan manusia dengan hewan atau benda mati. Majas sinisme merupakan majas yang paling dominan digunakan dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Penggunan majas sindiran ironi, sinisme, dan sarkasme dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye digunakan dalam dua situasi, yaitu situasi formal dan informal.  &#13;
Kata kunci: Majas Sindiran, Teruslah Bodoh Jangan Pintar, Tere Liye.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NOVELS - HISTORY AND CRITICISM</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FIGURES OF SPEECH - RHETORIC</topic>
 </subject>
 <classification>809.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706723</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-08 17:04:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-09 09:45:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>