<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706679">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGETAHUAN GENITAL HYGIENE DENGAN GEJALA INFEKSI SALURAN KEMIH PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nasifa Salsabila Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi bakteri paling umum pada &#13;
wanita, dengan kejadian 50-60% di antaranya pernah mengalami ISK. ISK terjadi &#13;
akibat ketidakseimbangan antara epitel saluran kemih dengan uropatogen yang &#13;
dipicu perilaku genital hygiene yang kurang baik sehingga meningkatkan kolonisasi &#13;
bakteri. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi perilaku &#13;
genital hygiene dan dapat mendukung praktik yang tepat. Penelitian ini &#13;
menganalisis hubungan pengetahuan genital hygiene dengan gejala ISK pada &#13;
mahasiswi FK USK. Desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan &#13;
cross-sectional pada Januari-Oktober 2025. Sampel penelitian mahasiswi &#13;
Pendidikan Dokter USK diperoleh secara probability sampling melalui &#13;
proportionate stratified random sampling dengan 235 responden. Instrumen &#13;
penelitian terdiri atas kuesioner pengetahuan genital hygiene dan Urinary Tract &#13;
Infection Score Assessment (UTISA). 142 (60,4%) responden dengan tingkat &#13;
pengetahuan baik, 151 (64,3%) responden dengan gejala ISK 3 bulan terakhir. &#13;
Gejala ISK terbanyak yaitu frekuensi, urgensi serta inkontinensia urine, nyeri perut &#13;
bawah, dan nyeri punggung bawah. Hasil uji Chi-square menunjukkan p-&#13;
value=0,946 (p&gt;0,05) yaitu tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan &#13;
genital hygiene dengan gejala ISK pada mahasiswi FK USK. Meskipun tingkat &#13;
pengetahuan genital hygiene pada mahasiswi tergolong baik, edukasi tetap &#13;
diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran terkait praktik genital &#13;
hygiene serta gejala, dampak, dan pencegahan ISK. &#13;
Kata Kunci: Pengetahuan Genital Hygiene, Infeksi Saluran Kemih, mahasiswi, &#13;
Urinary Tract Infection Score Assessment (UTISA)</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>UROLOGIC DISEASES - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706679</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-08 09:57:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-08 10:25:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>