<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706657">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN STROKE YANG MENJALANI REHABILITASI MEDIK DI RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BALQIS VONNA GHAISANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stroke merupakan gangguan serebrovaskular yang menyebabkan kerusakan otak, disabilitas jangka panjang, serta menurunkan kemandirian pasien dalam aktivitas sehari-hari yang berdampak pada kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat kemandirian dengan kualitas hidup pasien stroke yang menjalani rehabilitasi medik di RSUDZA Banda Aceh. Penelitian menggunakan desain cross-sectional pada 76 pasien stroke (13 Juni–31 Juli 2025) dengan total sampling. Tingkat kemandirian diukur menggunakan Barthel Index, sedangkan kualitas hidup diukur dengan WHOQOL-BREF. Analisis dilakukan dengan uji Spearman’s rho pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berada pada kategori ketergantungan ringan (55,3%), dengan kualitas hidup terbaik pada domain lingkungan (76,3%), diikuti psikologis (63,2%), fisik (44,7%), dan sosial (31,6%). Terdapat hubungan bermakna antara tingkat kemandirian dengan kualitas hidup pada seluruh domain WHOQOL-BREF dengan koefisien korelasi pada domain fisik r = 0,597, psikologis r = 0,663, sosial r = 0,391, dan lingkungan r = 0,670 (p = 0,001; p &lt; 0,05). Di antara keempat domain, lingkungan, psikologis, dan fisik menunjukkan korelasi kuat, sedangkan sosial menunjukkan korelasi cukup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan tingkat kemandirian berhubungan signifikan dengan peningkatan kualitas hidup pasien stroke.&#13;
Kata Kunci: Stroke, Barthel Index, WHOQOL-BREF, Kualitas Hidup</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STROKE (DISORDER) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICAL REHABILITATION</topic>
 </subject>
 <classification>616.81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706657</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-02 14:00:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-08 09:32:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>