ETNOBOTANI PADA TRADISI ADAT SUKU JAWA DI DESA EMPU BALIK KECAMATAN KUTE PANANG KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ETNOBOTANI PADA TRADISI ADAT SUKU JAWA DI DESA EMPU BALIK KECAMATAN KUTE PANANG KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Selvia Vila Resa - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Djufri - 196311111989031001 - Dosen Pembimbing I
Nazar Muhammad - 198703112019031005 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106103010023

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

581.63

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Selvia Vila Resa, (2025). Etnobotani pada Tradisi Adat Suku Jawa di Desa Empu Balik Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Prof. Dr. Djufri, M.Si. dan Nazar Muhammad, S.Pd., M.Pd.

Tradisi adat Suku Jawa di Desa Empu Balik, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah masih mempertahankan pemanfaatan berbagai spesies tumbuhan dalam setiap rangkaian adatnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui spesies tumbuhan, organ tumbuhan, cara penggunaan tumbuhan, serta makna simbolis dari tumbuhan yang digunakan. Penelitian menggunakan metode Survei. Populasi mencakup seluruh masyarakat Desa Empu Balik, dengan sampel sebanyak 60 masyarakat yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen pengumpulan data adalah lembar wawancara, observasi, dokumentasi, dan data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian terdapat 40 spesies tumbuhan dari 24 familia yang digunakan dalam tradisi adat pernikahan, mitoni dan selapanan, Poaceae menjadi salah satu yang dominan. Organ tumbuhan yang paling umum digunakan adalah daun dan cara penggunaan yang paling umum adalah dengan dirangkai. Makna simbolis erat kaitanya dengan kehidupan serta budaya masyarakat setempat. Tumbuhan yang digunakan dalam tradisi juga berperan dalam pelestarian budaya dan dijadikan sebagai peluang bisnis berbasis pertanian lokal

Kata Kunci: adat, etnobotani, suku Jawa, kearifan lokal, tradisi.

Selvia Vila Resa. (2025). Ethnobotany in the Traditional Customs of the Javanese Tribe in Empu Balik Village, Kute Panang Subdistrict, Central Aceh Regency. [Script. Universitas Syiah Kuala]. Under direction of Prof. Dr. Djufri, M.Si. and Nazar Muhammad, S.Pd., M.Pd. The traditional customs of the Javanese community in Empu Balik Village, Kute Panang Subdistrict, Central Aceh Regency, continue to preserve the use of various plant species in every stage of their cultural ceremonies. This study aims to identify the plant species used, the plant parts utilized, methods of use, and the symbolic meanings associated with these plants. Using a survey method, data were collected from a purposive sample of 60 individuals out of the entire village population through interviews, observation, and documentation, and analyzed qualitatively. The findings revealed 40 plant species from 24 families involved in traditional ceremonies such as weddings, mitoni, and selapanan, with Poaceae being one of the most dominant families. Leaves were the most frequently used plant parts, and arrangement was the most common method of utilization. The symbolic meanings of these plants are strongly connected to the cultural values and everyday life of the local community. Moreover, the use of cultivated plants in these traditions not only supports cultural preservation but also offers potential for development as local, agriculture-based business opportunities. Keywords: tradition, ethnobotany, javanese tribe, local wisdom, custom.

Citation



    SERVICES DESK