<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706613">
 <titleInfo>
  <title>NILAI-NILAI DALAM BEGURU PADA UPACARA PERKAWINAN ADAT GAYO DI KECAMATAN BEBESEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IHTIARA UTAMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai yang terdapat dalam teks beguru pada perkawinan adat Gayo di Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas lima orang informan, yaitu tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang memiliki pengetahuan serta pengalaman langsung mengenai prosesi beguru. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, selama bulan Juni–Juli 2025, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi beguru mengandung empat nilai utama, yaitu: (1) nilai religius, yang menekankan ketakwaan kepada Allah Swt., berbakti kepada orang tua, serta membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah; (2) nilai sosial, berupa ajaran menjaga silaturahmi, kebersamaan, dan saling menolong; (3) nilai pendidikan, yang tercermin dari nasihat moral, tanggung jawab, dan etika hidup berumah tangga; serta (4) nilai budaya, yang memperkuat identitas masyarakat Gayo melalui pelestarian adat istiadat. Dengan demikian, beguru bukan sekadar tradisi sebelum pernikahan, melainkan juga sarana pendidikan moral, sosial, religius, dan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LITERATURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WEDDINGS - CUSTOMS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ACEH (GAYO) LITERATURE</topic>
 </subject>
 <classification>899.224 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706613</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-24 17:13:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-25 15:42:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>