<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706585">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA DAN GURU TERHADAP OTITIS MEDIA DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 02 ACEH BARAT DAYA TAHUN 2025</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAZLI RIZKI NANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Otitis media merupakan salah satu penyakit telinga yang banyak dialami anak-anak dan dapat menyebabkan gangguan pendengaran apabila tidak terdeteksi sejak dini. Pengetahuan orang tua dan guru memiliki peranan penting dalam pencegahan serta penatalaksanaan awal otitis media pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan orang tua dan guru terhadap otitis media di MIN 2 Aceh Barat Daya tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 123 responden terdiri dari 90 orang tua dan 33 guru, yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan otitis media, dengan analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua memiliki pengetahuan kategori cukup (71%), baik (18%), dan kurang (11%), sedangkan guru berada pada kategori cukup (64%), baik (33%), dan kurang (3%). Hasil uji Independent Sample t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara tingkat pengetahuan orang tua dan guru dengan p = 0,001 (α&lt; 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara tingkat pengetahuan orang tua dan guru. Perbedaan rata-rata (mean difference) adalah -1,484, artinya rata-rata skor pengetahuan guru lebih tinggi sekitar 1,48 poin dibandingkan orang tua.&#13;
Kata Kunci: Otitis Media, Pengetahuan, Orang Tua, Guru</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EAR DISEASES - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>617.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706585</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-23 23:13:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-24 10:22:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>