IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA SMA NEGERI 4 WIRA BANGSA MEULABOH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA SMA NEGERI 4 WIRA BANGSA MEULABOH


Pengarang

Zuraidah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200050111

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Proses mewujudkan pendidikan yang bermutu dapat ditempuh melalui implementasi Manajemen Mutu Terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program manajemen mutu terpadu, strategi implementasi manajemen mutu terpadu, kegiatan implementasi manajemen mutu terpadu, dan kendala dalam implementasi manajemen mutu terpadu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subyek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan ketua MGMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Program yang dirumuskan oleh kepala sekolah secara kontinu pada akhir tahun, berupa penggalangan dana, pemantapan UAN dan UAS, pengadaan rapat rutin, pemberdayaan komite, peningkatan kinerja guru, mendatangkan nara sumber, serta pengadaan sarana dan prasarana. 2) Implementasi mutu terpadu dengan mengupayak:an peningkatan kinerja guru, yang mengarah pada peningkatan mutu, seperti pengayaan, memotivasi guru-guru supaya menganalisis hasil evaluasi, membuat program perbaikan dan pengayaan secara berkelompok di luar jam tatap muka. 3) Faktor penghambat implementasi mutu terpadu antara lain hambatan dari sekolah di antaranya yang dihadapi kepala sekolah berupa keterbatasan dana, keterbatasan waktu, dan kurangnya perhatian dari pihak terkait. Hambatan dari guru guru, di antaranya kurang aktif guru dalam kegiatan MGMP dan kurang motivasi guru untuk meningkatan' kompetensinya. Hambatan dari masyarakat di antaranya kurang berfungsinya komite sekolah dan rendahnya partisipasi orang tua/wali siswa untuk mengikuti rapat yang diadakan di sekolah.

Kata kunci: Implementasi dan Manajemen Mutu Terpadu




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK