<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706563">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA SMA NEGERI 4 WIRA BANGSA MEULABOH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuraidah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>prog. studi magister pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses mewujudkan pendidikan yang bermutu dapat ditempuh  melalui implementasi Manajemen  Mutu  Terpadu.  Penelitian   ini bertujuan   untuk  mengetahui  program manajemen   mutu  terpadu, strategi implementasi manajemen  mutu terpadu, kegiatan implementasi    manajemen   mutu    terpadu,    dan   kendala    dalam    implementasi manajemen mutu  terpadu.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian   ini  adalah metode   deskriptif   dengan   pendekatan    kualitatif.    Teknik   pengumpulan   data: observasi,  wawancara  dan  studi  dokumentasi.   Subyek  penelitian  kepala  sekolah, wakil  kepala  sekolah  dan ketua MGMP.  Hasil penelitian  menunjukkan bahwa:  1) Program  yang  dirumuskan  oleh kepala sekolah  secara kontinu pada  akhir tahun, berupa  penggalangan  dana,  pemantapan   UAN  dan  UAS, pengadaan  rapat  rutin, pemberdayaan  komite,  peningkatan  kinerja  guru, mendatangkan  nara sumber,  serta pengadaan  sarana  dan prasarana.  2)  Implementasi  mutu  terpadu  dengan mengupayak:an peningkatan  kinerja  guru,  yang  mengarah  pada  peningkatan  mutu, seperti   pengayaan,  memotivasi   guru-guru   supaya   menganalisis   hasil   evaluasi, membuat  program perbaikan  dan pengayaan  secara berkelompok  di luar jam tatap muka. 3) Faktor penghambat  implementasi  mutu terpadu  antara lain hambatan  dari sekolah di antaranya yang dihadapi  kepala  sekolah berupa keterbatasan dana, keterbatasan waktu, dan kurangnya perhatian  dari pihak terkait. Hambatan dari guru guru, di antaranya kurang  aktif guru dalam kegiatan  MGMP  dan kurang motivasi guru untuk  meningkatan' kompetensinya. Hambatan  dari masyarakat  di antaranya kurang berfungsinya komite sekolah dan rendahnya  partisipasi  orang tua/wali  siswa untuk mengikuti rapat yang diadakan di sekolah.&#13;
&#13;
Kata kunci: Implementasi dan Manajemen Mutu Terpadu&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SCHOOL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>371.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706563</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-21 10:45:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-21 15:33:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>