STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KTSP PADA SMA NEGERI 1 SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KTSP PADA SMA NEGERI 1 SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

Saifundik - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1009200050084

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan profesional kepala sekolah merupakan salah satu faktor penentu dalam mewujudkan peningkatan kualitas pembelajaran disekolah. strategi kepala sekolah dalam Pengembangan KTSP dapat meningkatkan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang strategi kepala sekolah dalam pengembangan KTSP, serta implementasi pengembangan KTSP, mekanisme Pengembangan KTSP, faktor-faktor pendukung dalam pengembangan KTSP, dan kendala-kendala dalam pengembangan KTSP pada SMA Negeri 1
Seunagan. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan yang dijadikan subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dewan guru, dan komite sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
.(1), strategi pengembangan KTSP mengsosialisasikan, mengadakan waortshop MGMP, menyiapkan sumber belajar, namun kepala sekolah tidak pernah melakukan supervisi kelas, (2), mekanisme pengembangan KTSP adanya sebuah tim pengembangan kurikulum yang terdiri dari kepala sekolah, guru, konselor, dan komite sekolah, diawali dengan penyusunan draf, aktualisasi, revisi, dan
:finalisasi, (3), implementasi pengembangan KTSP, pembelajaran sesuai dengan silabus dan RPP, adanya LKS dan modul pelajaran, metode dan teknik pembelajaran bervariasi. penjajakan dan penguatan materi pelajaran, evaluasi hasil proses belajar, dan perbaikan basil program pembelajaran, namun guru tidak ada pemberian motivasi belajar, penguasaan kelas, dan minotoring proses pembelajaran, (4), faktor-faktor pendukung pengembangan KTSP yaitu somber daya guru, kemampuan kepala sekolah, komite sekolah, (5), Kendala-kendala dalam pengembangan KTSP, somber belajar yang kurang lengkap, kemampuan guru, tidak lengkap media pembelajaran multimedia, kurang fasilitas LCT, dan alat-alat praktikum di laboratorium.

Kata kunci: Strategi, dan Pengembangan KTSP







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK