<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706549">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT PENGETAHUAN DAN KESADARAN MAHASISWA ASRAMA UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH MENGENAI GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SARI ALDILLA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan salah satu gangguan saluran cerna yang prevalensinya terus meningkat secara global. Penelitian sebelumnya sering menilai pengetahuan dan perilaku GERD secara terpisah, namun studi yang mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan dan kesadaran pada mahasiswa asrama yang memiliki pola hidup dan makan khas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, kesadaran, dan hubungan keduanya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 332 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dirancang untuk mengukur pengetahuan dan kesadaran responden mengenai GERD. Analisis univariat digunakan untuk melihat distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik mengenai GERD (42,2%), cukup (27,1%), dan kurang 30,7%. Tingkat kesadaran mahasiswa asrama Sebagian besar berada pada kategori tinggi (55,7%) dan kategori sedang (44,3%), tanpa ada responden dengan kesadaran rendah. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,323, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kesadaran mahasiswa mengenai GERD. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara aspek kognitif dan kesadaran dalam menerapkan perilaku pencegahan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik mengenai GERD, hal tersebut tidak selalu diikuti oleh kesadaran perilaku yang memadai. Edukasi kesehatan diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan motivasi, persepsi risiko, dan perubahan kebiasaan yang mendukung pencegahan GERD.&#13;
Kata Kunci: GERD, Mahasiswa, Kesadaran, Pengetahuan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GASTROESOPHAGEAL REFLUX - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>GASTROESOPHAGEAL REFLUX - MEDICINE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706549</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 20:46:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-21 15:10:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>