FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN RELATIF DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN RELATIF DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Sandra Andria - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0709200010111

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

339.46

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan relatif di Kota Banda Aceh. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 69 rumah tangga yang diambil dari 4 (empat) desa dalam 4 (empat) kecamatan di Kota Banda Aceh. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Model yang digunakan adalah model regresi logit dimana variabel bebasnya bersifat kualitatif sedangkan variabel terikat adalah karakteristik rumah tangga, faktor komunitas dan karakteristik wilayah. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa faktor karakteristik rumah tangga dan individu merupakan faktor paling utama sebagai penyebab kemiskinan di Kota Banda Aceh. Faktor tersebut meliputi pendidikan kepala keluarga, jumlah anggota keluarga, jumlah anggota keluarga yang bekerja, status pekerjaan kepala keluarga, latar belakang daerah asal keluarga, status kepemilikan rumah dan kemampuan keluarga untuk berwiraswasta. Selanjutnya faktor komunitas
• yang berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan adalah kondisi jalan utama di desa
tempat tinggal. Sedangkan keberadaan lembaga keuangan yang memudahkan akses
masyarakat terhadap permodalan, keberadaan industri kecil seperti industri rumah tangga bagi masyarakat dan jarak desa tempat tinggal Anda dengan pusat kota tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Sebaliknya faktor karakteristik wilayah (ketersediaan areal/lahan yang memadai untuk menjalankan kegiatan produksi dan jarak daerah/desa tempat tinggal dengan daerah pesisir/pantai) bukanlah determinan kemiskinan. Artinya kemiskinan yang diderita suatu rumah tangga tidak terkait secara signifikan dengan faktor karakteristik wilayah. Untuk itu upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah rumah tangga miskin sebaiknya diarahkan untuk memperbaiki faktor komunitas terutama sarana jalan dan infrastruktur desa lainnya, serta memperbaiki karakteristik rumah tangga dan individu terutama yang berkaitan dengan tingkat pendidikan, tingkat pendidikan, kemampuan memperoleh lapangan pekerjaan, dan kemampuan rumah tangga untuk berwiraswasta.

Kata Kunci: Karakteristik rumah tangga dan individu, faktor komunitas, faktor karakteristik wilayah, kemiskinan relatif dan model logistik.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK