Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH
Pengarang
SYIFA SALSABILA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Subhan Rio Pamungkas - 197911122006041001 - Dosen Pembimbing I
Vivi Keumala Mutiawati - 197302122006042001 - Dosen Pembimbing II
Ika Waraztuty - 198702172012122002 - Penguji
Desi Salwani - 197612082006042002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2207101010038
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
616.462
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah akibat gangguan produksi insulin yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang serta dukungan psikososial yang baik, terutama dari keluarga. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membantu pasien menjalani pengobatan dan menyesuaikan diri terhadap kondisi penyakitnya. Dukungan keluarga yang rendah dapat memengaruhi kondisi emosional penderita dan meningkatkan kecemasan yang berdampak negatif pada pengendalian kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Baiturrahman Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang telah didiagnosis diabetes melitus oleh dokter di Puskesmas Baiturrahman. Sampel penelitian berjumlah 95 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pengisian kuesioner dukungan keluarga yaitu Hensarling Diabetic Family Support Scale (HDFSS) dan kuesioner tingkat kecemasan Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS-A). Hasil penelitian Sebagian responden menunjukkan dukungan keluarga yang tinggi yaitu 67 pasien (70,5%) dan tingkat kecemasan yang normal yaitu 50 pasien (52,6%). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada penderita diabetes melitus (p-value = 0,000) dengan nilai r = -0,449. Nilai korelasi negatif menandakan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima pasien maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami pasien. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan pada penderita diabetes melitus. Kesimpulannya yaitu peran aktif keluarga dalam memberikan dukungan emosional, informasi, serta motivasi sangat penting untuk membantu pasien mengelola kecemasan, meningkatkan kepatuhan terhadap terapi, dan memperbaiki kualitas hidup secara keseluruhan.
Kata kunci: Dukungan keluarga, tingkat kecemasan, diabetes melitus
Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease characterized by high blood glucose levels due to impaired insulin production, requiring long-term management and adequate psychosocial support, especially from family. Family support plays a crucial role in helping patients adhere to treatment and adjust to their disease condition. Low family support can negatively affect patients’ emotional well-being and increase anxiety, which may adversely impact blood glucose control. This study aimed to examine the relationship between family support and anxiety levels in patients with diabetes mellitus at Puskesmas Baiturrahman, Banda Aceh City. An analytic study with a cross-sectional design was conducted. The study population consisted of all patients diagnosed with diabetes mellitus by physicians at Puskesmas Baiturrahman. A total of 95 respondents were selected using purposive sampling technique. Data were collected by using the questionnaire Hensarling Diabetic Family Support Scale (HDFSS) for family support and the Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS-A) for anxiety levels. The results showed that most respondents had a high level of family support, totaling 67 patients (70.5%), and a normal level of anxiety, totaling 50 patients (52.6%). Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test. The results showed a significant relationship between family support and anxiety levels in patients with diabetes mellitus (p-value= 0.000) with r = -0.449. The negative correlation indicates that higher family support received by patients is associated with lower anxiety levels. There is a meaningful relationship between family support and anxiety in patients with diabetes mellitus. The conclusion is active involvement of family in providing emotional support, information, and motivation is essential to help patients manage anxiety, improve treatment adherence, and enhance overall quality of life. Keywords: family support, anxiety level, diabetes mellitus
SELF EFFICACY MANAJEMEN DIABETES MELLITUS PADA PESERTA PROLANIS DI KOTA BANDA ACEH (RIZKITA FATHIMATUZZUHRA, 2022)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP STATUS GIZI PADA LANJUT USIA DENGAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN BANDA ACEH (SRI AYU RIZKI, 2021)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN (Dedi Satria, 2023)
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN POLA MAKAN PADA LANJUT USIA PENDERITA DIABETES MELLITUS (Nur Assifah Elsa, 2023)
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI PENDERITA DIABETES MELITUS DI POLL ENDOKRIN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2009 (Indah Sari Rahayu, 2023)