<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706487">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN DERAJAT AKNE VULGARIS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salwa Alya Fadhila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Akne vulgaris merupakan penyakit inflamasi kronis pada unit pilosebasea yang&#13;
umum terjadi pada remaja dan dewasa muda, termasuk mahasiswa kedokteran.&#13;
Salah satu faktor yang berpotensi memperburuk kondisi ini adalah kualitas tidur&#13;
yang buruk, yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon androgen serta&#13;
meningkatkan aktivitas kelenjar sebasea. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan derajat keparahan akne&#13;
vulgaris pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Syiah&#13;
Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain&#13;
cross-sectional yang melibatkan 102 responden. Kualitas tidur diukur&#13;
menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan derajat akne&#13;
vulgaris dinilai oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Data dianalisis&#13;
menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa&#13;
sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk (85,3%) dan derajat&#13;
akne vulgaris ringan (61,8%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan&#13;
bermakna antara kualitas tidur dengan derajat akne vulgaris (p = 0,006).&#13;
Kesimpulannya, semakin buruk kualitas tidur, semakin berat derajat akne vulgaris.&#13;
Peningkatan kesadaran terhadap pentingnya kualitas tidur yang baik dapat menjadi&#13;
salah satu langkah preventif dalam mengurangi keparahan akne vulgaris.&#13;
&#13;
Kata kunci: Kualitas tidur, akne vulgaris, mahasiswa kedokteran, PSQI.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SLEEP DISOURDERS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.849 8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706487</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-18 14:24:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-18 15:32:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>