<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706447">
 <titleInfo>
  <title>PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN TENTANG MELANOMA SERTA CARA DETEKSI DINI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) PADA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS BAITUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Qonita Salma Alfarizy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Melanoma merupakan kanker kulit yang agresif dan sering terlambat terdeteksi di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dapat membantu tenaga kesehatan mengenali lesi kulit secara lebih cepat dan akurat.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga kesehatan mengenai melanoma serta cara deteksi dini melanoma berbasis AI di Puskesmas Baitussalam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimen menggunakan one-group pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dan sampel penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Baitussalam yang memenuhi kriteria inklusi, dengan total 97 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan dan pemahaman tenaga kesehatan sebelum dan setelah diberikan edukasi mengenai melanoma serta cara deteksi dini berbasis AI. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata skor pretest (113,87) menjadi posttest (133,00) dengan selisih 19,13 poin. Hasil analisis paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (t = -11,357; p = 0,000). Seluruh responden mencapai kategori pengetahuan tinggi setelah diberikan edukasi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah edukasi tentang melanoma dan cara deteksi dini berbasis AI secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga kesehatan di Puskesmas Baitussalam.&#13;
Kata kunci: Melanoma, Tenaga Kesehatan, Edukasi, Artificial Intelligence&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CANCER - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MELANOMA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.994 77</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706447</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-14 14:09:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-14 15:15:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>