<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706441">
 <titleInfo>
  <title>PERAN USAHA INDUSTRI MIKRO DAN KECIL DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YASSIR AMRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keberadaan  industri mikro clan kecil sangat penting  dalam kegiatan  ekonomi,  karena industri ini memiliki konstribusi  yang cukup besar dalam  penciptaan kesempatan kerja. Selain itu,    kelompok  industri  ini juga  berperan  sebagai  motor   penggerak  bagi  pembangunan ekonomi.  Dalam  penelitian  ini menganalisis tentang  penyerapan  tenaga kerja  pada industri mikro dan kecil di Provinsi Aceh dengan menggunakan metode analisis regresi berganda Data yang digunakan da1am penelitian ini adalah cross section data, berupa data tenaga kerja, output clan upah pada sektor industri mikro clan kecil pada tahun 2011. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukan bahwa  variabel  output  (X) dan upah (K») baik secara parsial  maupun  secara bersama-sama terhadap variabel terikat penyerapan  tenaga kerja (Y). Hal ini dapat ditentukan dengan hasil  uji   t untuk  mengetahui  pengaruh  secara parsial clan uji  F (simultan) untuk mengetahui  pengaruh secara bersama-sema. Besar pengaruh variabel output  (X;) dan upah (X) terhadap variabel  terikat  penyerapan  tenaga  kerja  (Y)  yang  dapat  dijelaskan  adalah sebesar 44,7%  sedangkan sisanya 55,3% oleh faktor yang lain. Dari penelitian ini diharapkan Pemerintah  Provinsi  Aceh  lebih  memperhatikan industri  mikro clan kecil  dalam  kebijakan pembangunan karena kemampuannya dalam penyerapan tenaga kerja.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci   :    tenagakerja, upah, output, industri mikro dan kecil, permintaan tenaga kerja dan&#13;
                           elastisitas&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LABOR - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>331</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706441</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-14 10:05:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-14 14:48:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>