PEMBERDAYAAN GURU MELALUI SUPERVISI KLINIS PADA SMAN 1 SAKTI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PEMBERDAYAAN GURU MELALUI SUPERVISI KLINIS PADA SMAN 1 SAKTI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

SAINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0809200050148

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Supervisi klinis merupakan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan profesional guru dalam melaksanakan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penyusunan program, tahapan-tahapan dalam pelaksanaan, strategi yang dilaksanakan, dan hambatan yang dihadapi guru dan kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi klinis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi dengan subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan pengawas. Proses penyusunan program ini tidak dilakukan sendiri saja oleh kepala sekolah, namun disusun dengan melibatkan wakil kepala sekolah dan pengawas. Bentuk program yang dibuat dalam rangka pelaksanaan supervisi pada SMAN I Sakti tidak dilakukan dalam bentuk permanen, program yang diperlihatkan oleh kepala sekolah terhadap pelaksanaan supervisi klinis hanya berupa selembar catatan rangkuman hasil pengamatan dan supervisi kelas. Pelaksanaan supervisi dimulai dengan pelaksanaan supervisi kelas, apabila ditemukan kendala guru dalam melaksanakan pembelajaran baru dilanjutkan dengan supervisi klinis. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan individual, yang menganggap guru yang menerima supervisi klinis sebagai mitra. Hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan supervisi ini adalah keterbatasan sarana pembelajaran dan keterbatasan guru dalam menguasai multi metode, implikasi penelitian ini adalah pelaksanaan supervisi klinis merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dan cliharapkan kepada kepala sekolah agar dapat terus meningkatkan pelaksanaan supervisi klinis.

Kata Kunci : Pemberdayaan, Guru, dan Supervisi Klinis.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK