<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706435">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN UJI DIAGNOSTIK SKALA STROKE SYIAH KUALA DENGAN ALGORITMA STROKE GADJAH MADA DALAM MENENTUKAN JENIS STROKE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Hanafi Siregar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stroke merupakan penyebab utama disabilitas dan penyebab kematian ketiga di dunia setelah penyakit jantung dan kanker. Diagnosis cepat dan tepat sangat penting untuk menentukan jenis stroke dan menentukan tata laksana yang sesuai. Di Indonesia, telah dikembangkan beberapa sistem skoring klinis untuk membantu diagnosis stroke, termasuk Algoritma Stroke Gadjah Mada dan Skala Stroke Syiah Kuala. Namun, validitas skala terbaru, yaitu Skala Stroke Syiah Kuala, masih terbatas dan perlu dibandingkan dengan algoritma yang telah lebih dahulu teruji. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan validitas diagnostik Skala Stroke Syiah Kuala dengan Algoritma Stroke Gadjah Mada dalam menentukan jenis stroke. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) dengan total 62 pasien stroke di ruang rawat inap saraf RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Data diperoleh melalui wawancara dan status pasien. Analisis dilakukan untuk menilai sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif (PPV), nilai prediksi negatif (NPV), dan akurasi kedua sistem skoring terhadap hasil diagnosis CT-Scan sebagai standar emas. Hasil penelitian ini, Skala Stroke Syiah Kuala menunjukkan sensitivitas 76,4%, spesifisitas 57,1%, PPV 93,3%, NPV 23,5%, dan akurasi 74,2%. Sedangkan Algoritma Stroke Gadjah Mada memiliki sensitivitas 72,7%, spesifisitas 57,1%, PPV 93,0%, NPV 21,1%, dan akurasi 71,0%. Analisis uji Kappa menunjukkan tingkat kesesuaian substansial antara kedua sistem skoring. Kesimpulannya Kedua sistem skoring memiliki kemampuan diagnostik yang cukup baik dalam membedakan stroke iskemik dan hemoragik, dengan Skala Stroke Syiah Kuala menunjukkan akurasi sedikit lebih tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa Skala Stroke Syiah Kuala berpotensi menjadi alat bantu diagnosis yang sederhana dan aplikatif di layanan kesehatan primer, meskipun pemeriksaan penunjang seperti CT-Scan tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis yang akurat. &#13;
Kata kunci: Stroke, Skala Stroke Syiah Kuala, Algoritma Stroke Gadjah Mada, CT-Scan, Uji Diagnostik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>STROKE (DISORDER) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.81</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-13 16:18:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-14 10:39:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>