A STUDY ON STUDENTS' PERFORMANCES AT MICROTEACHING CLASS OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION FACULTY (FKIP) SYIAH KUALA UNIVERSITY | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

A STUDY ON STUDENTS' PERFORMANCES AT MICROTEACHING CLASS OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION FACULTY (FKIP) SYIAH KUALA UNIVERSITY


Pengarang

CUT MAWAR HELMANDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200080009

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S2) / PDDIKTI : 88103

Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan bahasa inggris., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

378.125

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: Microteaching, Teacher Training


Mikroteaching saat ini telah dikembangkan menjadi sebuah mata pelajaran di institusi atau universitas diseluruh dunia. Dalarn kelas mikro teaching, mahasiswa dilatih dan diajarkan oleh gurunya untuk bertindak seperti guru yang sebenamya. Lebih lanjut, pelatihan mengajar sangat penting bagi mahasiswa pendidikan dan keguruan khususnya mahasiswa Bahasa lnggris. Penelitian ini mengenai analisis simulasi mengajar yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa Bahasa Inggris dalarn kelas mikroteaching pada Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Sarnpel yang digunakan dalarn penelitian ini adalah sampel acak. Subjek dalarn penelitian ini adalah enarn orang mahasiswa dari dua kelas microteaching Bahasa lnggris. Penulis mengarnati penarnpilan para mahasiswa sebanyak dua kali untuk mengetahui penampilan mengajar mereka, membandingkan penarnpilan pertama dan kedua mereka untuk mengetahui pengaruh case study report terhadap penampilan mereka. Keahlian-keahlian yang diobservasi diantaranya: I ) keahlian membuka pelajaran, 2) keahlian menjelaskan pelajaran, 3) keahlian memberikan stimulus, 4) keahlian mengorganisasikan kelas, 5) keahlian bertanya dan 6) keahlian menutup pelajaran. Keahlian yang diobservasi pada penampilan pertama dan kedua adalah sama untuk semua mahasiswa. Setiap keahlian memiliki komponen, dan setiap komponen memiliki nilai untuk kemudian dibandingkan. Nilai tersebut berasal dari perbandingan kedua penarnpilan yang dapat digunakan untuk melihat kemajuan mengajar para mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalarn penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan interview. Observasi digunakan untuk menilai penarnpilan mahasiswa dalarn mengajar,dokumentasi untuk melihat case study report dan pedagogical content knowledge, dan wawancara untuk mendapatkan infonnasi mengenai pendapat siswa tentang penarnpilan mereka. Berdasarkan pengarnatan peneliti, semua siswa mendapatkan nilai yang rendah pada penarnpilan pertama. Kemudian, karena telah berpengalaman pada penampilan pertama, siswa menjadi lebih baik pada penarnpilan kedua.. Selanjutnya, pada setiap akhir penarnpilan, setiap siswa diharuskan membuat case study report yang berisikan pengalarnan dan perasaan mereka ketika mengajar. Case study report tersebut harus dikumpulkan pada setiap akhir penarnpilan. Narnun pada kenyataannya, dosen tidak meminta siswa untuk mengumpulkannya, dan dosen yang lain meminta siswa mengumpulkannya pada akhir semester, sebagai gantinya dosen hanya memberikan komentar dan saran-saran untuk mengembangkan penampilan-penampilan para siswa dalarn mengajar. Sebenamya, tanpa adanya case study report ini, para siswa tidak menyadari kekurangan mereka di dalarn simulasi mengajar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK