<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706215">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PROYEK KONSTRUKSI SUNGAI, DANAU DAN WADUK DINAS PENGAIRAN ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAIPUL KADIR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keterlambatan pelaksanaan  proyek  konstruksi  urnumnya  selalu menimbulkan akibat yang merugikan baik bagi pemilik maupun kontraktor, karena dampak keterlambatan  adalah konflik dan perdebatan  tentang apa dan siapa yang menjadi   penyebab,  juga  tuntutan  waktu  dan  biaya  bertambah.  Beberapa  paket pekerjaan pada Bidang Sungai, Danau dan Waduk dilingkungan Dinas Pengairan Aceh juga  mengalami  keterlambatan  dalam penyelesaian  pekerjaan di  lapangan. Tujuan penelitian  ini adalah  untuk  mengindentifikasi,  mengevalusi  jumlah  dan penyebab  keterlambatan   pekerjaan  pada  proyek  Dinas  Pengairan  Aceh  Bidang Sungai,  Danau  dan  Waduk  beserta  rekomendasi  penyelesaiannya.  Surnber data dalam  penelitian  ini diambil dari data-data  format  pantau  paket-paket  pekerjaan tahun  anggaran  2011   yang  bersumber  dari  dana  Anggaran  Pendapatan  Belanja Aceh (APBA) dibawah  satuan Dinas Pengairan Aceh. Dari hasil analisis terhadap penyelesaian  pekerjaan  Dinas  Pengairan  khususnya  pada  Bidang Sungai, Danau dan Waduk  (SDW) tahun anggaran  2011  terlihat  bahwa 55,56% pekerjaan pada Infrastruktur   sungai   dapat   diselesaikan  tepat  waktu   sesuai  dengan  perjanjian kontrak,    dan   44,44%    diselesaikan    dengan    perjanjian   kontrak   addendum pertambahan   waktu   sedangkan   untuk   Bidang  Danau,  Waduk  dan  Hidrologi diselesaikan  tepat  waktu  sesuai  dengan  perjanjian  kontrak.  Faktor  pertambahan waktu     pekerjaan    disebabkan     karena    intensitas    curah    hujan.    Penyebab keterlambatan   pekerjaan   ini  masuk  ke  dalam  kategori   Excusable Delay  yaitu keterlambatan yang disebabkan  oleh kejadian-kejadian diluar kendali baik pemilik maupun kontraktor.&#13;
&#13;
&#13;
Kata   kunci    :  Keterlambatan, proyek,  infrastruktur  Sungai,   Danau  dan  Waduk&#13;
                           Dinas Pengairan Aceh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONSTRUCTION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.092</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706215</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-04 12:48:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-05 09:43:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>