DAMPAK ANGKUTAN SEDIMEN SEJAJAR PANTAI PADA PERUBAHAN GARIS PANTAI DI SEKITAR KOTA SINGKIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

DAMPAK ANGKUTAN SEDIMEN SEJAJAR PANTAI PADA PERUBAHAN GARIS PANTAI DI SEKITAR KOTA SINGKIL


Pengarang

Hubbirra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0809200060025

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Teknik Sipil., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

627.58

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Menanggapi kebutuhan perkembangan kota dan pertumbuhan penduduk, infrastruktur dan pemukiman penduduk dibangun pada kawasan pantai. Bertolak belakang dengan hal tersebut, kasus abrasi pantai di Provinsi Aceh terus terjadi. Abrasi pantai merupakan dampak dari pergerakan sedimen terutama dalam arah sejajar pantai. Data analisis jangka pendek dan menengah mengenai perubahan garis pantai masih jarang. Tujuan dari penelitian ini adalah menginvestigasi dampak dari angkutan sedimen sejajar pantai pada perubahan garis pantai. Penelitian ini dilakukan di Pantai sekitar Kota Singkil Kabupaten Aceh Singkil. Pantai sekitar Kota Singkil merupakan daerah rentan terhadap abrasi dan akesi yang sering dilaporkan Aceh Disaster information and Data (DiBA). Pantai sekitar Kota Singkil memiliki tiga sumber sedimen aktif dan dominan, yaitu muara Sungai Singkil, Muara Sungai Ujung Bawang dan Mara Laguna Anak Laut. Dalam penelitian ini, komponen laju angkutan sedimen di investigasi dengan cara pengukuran data bathymetry, perbandingan garis pantai tahun 2011 dengan peta dasar, dan menghitung laju potensial angkutan sedimen berdasarkan kejadian alami. Hipotesis dari penelitian ini adalah terjadinya perubahan dalam waktu 5 tahun pada laju angkutan sedimen dan atau ada faktor lain yang menyebabkan perubahan garis pantai. Untuk peramalan tinggi gelombang, penelitian ini menggunakan data angin dari Badan Meteorologi dan Geofisika di Bandara Cut Nyak Dien Kabupaten Nagan Raya. Penelusuran garis pantai digunakan untuk mengukur situasi garis pantai terkini. Analisis sumber sedimen dasar di sekitar pantai dilakukan dengan mengambil sampel sedimen dasar pada enam lokasi yang berbeda. Pada empat lokasi, sedimen dominan berasal dari sedimen sungai. Sementara pada dua lokasi lain, relatif tidak ada pengaruh dari sedimen sungai. Program arcGIS digunakan dalam proses pemetaan perubahan garis pantai. Penelitian ini menunjukkan laju potensial angkutan sedimen sejajar pantai
127.717,20 mltahun menuju arah timur. Total luas erosi 231.256,21 dan akresi 218.529,90

Kata Kunci: perubahan garis pantai, laju angkutan sedimen,erosi, akresi.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK