<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706189">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK ANGKUTAN SEDIMEN SEJAJAR PANTAI PADA PERUBAHAN GARIS PANTAI DI SEKITAR KOTA SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hubbirra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Menanggapi   kebutuhan  perkembangan    kota   dan  pertumbuhan   penduduk, infrastruktur dan pemukiman penduduk dibangun pada kawasan pantai.  Bertolak belakang dengan hal tersebut,  kasus abrasi pantai di Provinsi Aceh terus terjadi. Abrasi pantai merupakan dampak dari pergerakan sedimen terutama dalam arah sejajar pantai.  Data analisis jangka pendek dan menengah mengenai perubahan garis pantai masih jarang.   Tujuan  dari penelitian  ini adalah menginvestigasi dampak  dari  angkutan  sedimen  sejajar pantai  pada perubahan  garis pantai. Penelitian ini dilakukan di Pantai sekitar Kota Singkil Kabupaten Aceh Singkil. Pantai sekitar Kota Singkil merupakan daerah rentan terhadap abrasi dan akesi yang  sering  dilaporkan  Aceh  Disaster  information  and  Data  (DiBA).  Pantai sekitar Kota Singkil memiliki tiga sumber sedimen aktif dan dominan, yaitu muara Sungai Singkil,  Muara  Sungai  Ujung Bawang dan Mara  Laguna Anak Laut. Dalam penelitian ini,  komponen laju angkutan sedimen di investigasi dengan cara pengukuran data bathymetry, perbandingan garis pantai tahun 2011 dengan peta dasar,  dan  menghitung laju potensial  angkutan sedimen  berdasarkan kejadian alami. Hipotesis dari penelitian ini adalah terjadinya perubahan dalam waktu 5 tahun pada laju  angkutan sedimen dan atau ada faktor  lain yang menyebabkan perubahan  garis  pantai.   Untuk peramalan  tinggi  gelombang,  penelitian   ini menggunakan data angin dari Badan Meteorologi dan Geofisika di Bandara Cut Nyak Dien Kabupaten Nagan Raya. Penelusuran garis pantai digunakan untuk mengukur situasi garis pantai terkini.  Analisis sumber sedimen dasar di sekitar pantai dilakukan dengan mengambil sampel  sedimen dasar pada enam lokasi yang berbeda. Pada empat lokasi,  sedimen dominan berasal dari sedimen sungai. Sementara pada dua lokasi lain,  relatif tidak ada pengaruh dari sedimen sungai. Program  arcGIS digunakan  dalam proses pemetaan perubahan  garis pantai. Penelitian  ini  menunjukkan   laju  potensial  angkutan  sedimen  sejajar  pantai&#13;
127.717,20  mltahun  menuju  arah timur.  Total  luas erosi 231.256,21        dan akresi 218.529,90&#13;
&#13;
Kata Kunci: perubahan garis pantai, laju angkutan sedimen,erosi,  akresi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EROSION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COASTAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SEDIMENTS - OCEAN FLOOR</topic>
 </subject>
 <classification>627.58</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706189</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-03 15:34:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-04 11:03:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>