<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706155">
 <titleInfo>
  <title>STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTHOS PADA TAMBAK DI KECAMATAN KRUENG SABEE, KABUPATEN ACEH JAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAUFAL ATHAYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas makrozoobenthos yang meliputi kepadatan, keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi makrozoobenthos yang ada di kawasan tambak, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan dengan metode non-sistematis menggunakan pendekatan purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi kepadatan makrozoobenthos, indeks ekologi makrozoobenthos seperti keanekaragaman, keseragaman dan dominansi, pola sebaran jenis, tekstur tanah, C-organik dan parameter kualitas air. Hasil menujukkan bahwa kepadatan yang paling tinggi berasal dari stasiun 2 yaitu spesies Pirenella cingulata dengan jumlah 109 individu/m2. Keanekaragaman (H’) paling tinggi berada di stasiun 3 dengan angka 0,95. Sedangkan Keseragaman paling tinggi (E) di stasiun 3 mengindikasikan bahwa ada tekanan lingkungan yang terjadi di lokasi penelitian. Dominansi paling tinggi terdapat di stasiun 2 dengan jumlah 0,84. Hal ini disebabkan salinitas yang tinggi serta suhu yang tinggi menyebabkan hanya 1 spesies yang dapat bertahan yaitu Pirenella cingulata. Sementara analisa data menujukkan bahwa stasiun 1 dan 2 memiliki tekstur tanah lempung berpasir sedangkan stasiun 3 lempung berdebu. Struktur komunitas di lokasi penelitian dapat di kategorikan labil di karenakan keanekaragaman rendah, keseragaman rendah namun nilai dominansi tinggi, hal ini di sebabkan tekanan lingkungan berupa aktivitas antropogenik yang menghasilkan berbagai limbah seperti feses ikan, sisa pakan ikan dan kegiatan manusia lainnya.&#13;
Kata Kunci : salinitas, makrozoobenthos, dominansi, struktur komunitas, c-organik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>saiful</topic>
 </subject>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706155</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-31 23:04:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-03 11:01:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>