THE EXPERIENCES AND ATTITUDES OF STUDENTS TOWARD AI-ASSISTED LANGUAGE LEARNING IN WRITING(A MIXED-STUDY AT THE UNDERGRADUATE STUDY PROGRAM AT ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT AT SYIAH KUALA UNIVERSITY) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

THE EXPERIENCES AND ATTITUDES OF STUDENTS TOWARD AI-ASSISTED LANGUAGE LEARNING IN WRITING(A MIXED-STUDY AT THE UNDERGRADUATE STUDY PROGRAM AT ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT AT SYIAH KUALA UNIVERSITY)


Pengarang

Hayyu Rafikha - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yunisrina Qismullah Yusuf - 198006172002122003 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Aulia - 198409042012121002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2306202020007

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S2) / PDDIKTI : 88103

Penerbit

Banda Aceh : Prog.Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

411

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Hayyu Rafikha, (2025). The Experiences and Attitudes of Students toward AI-Assisted Language Learning in Writing (Sebuah Studi Campuran pada Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala). [Tesis Pascasarjana. Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Prof. Dr. Yunisrina Q. Yusuf, S.Pd., M.Ling dan Dr. Muhammad Aulia, S.Pd., M.TESOL., M.A.
Kemajuan pesat kecerdasan buatan (AI) telah memberikan dampak signifikan terhadap pendidikan bahasa, khususnya melalui alat bantu penulisan berbasis AI seperti Grammarly dan QuillBot. Penelitian eksploratif dengan metode campuran ini menyelidiki pengalaman dan sikap mahasiswa program sarjana Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) terhadap penggunaan Grammarly dan QuillBot untuk tujuan penulisan. Data kuantitatif dikumpulkan dari 105 mahasiswa melalui kuesioner, dan data kualitatif diperoleh dari wawancara semi-terstruktur dengan 10 partisipan. Penelitian ini menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) sebagai kerangka teori, dengan fokus pada analisis deskriptif.
Hasil kuantitatif menunjukkan tingkat persepsi kemudahan penggunaan dan kegunaan yang tinggi di antara para partisipan, yang mengindikasikan pengalaman positif dalam menggunakan Grammarly dan QuillBot. Analisis kualitatif yang dilakukan menggunakan NVivo menunjukkan sikap yang umumnya positif, menyoroti manfaat seperti peningkatan akurasi tata bahasa, pengayaan kosakata, serta peningkatan kepercayaan diri dalam menulis. Namun, mahasiswa juga mengungkapkan kekhawatiran terkait ketergantungan berlebihan, potensi kesalahan dalam hasil, dan keterbatasan fitur pada Grammarly dan QuillBot.
Pertimbangan etis dan integritas akademik muncul sebagai refleksi penting, yang menegaskan perlunya integrasi yang seimbang antara bantuan AI dan kerangka pedagogis tradisional. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi strategi pedagogis tertentu untuk mengoptimalkan efektivitas alat, seperti pemberian panduan terstruktur dan praktik reflektif. Temuan juga menunjukkan bahwa kepuasan pengguna dan keterlibatan rutin dipengaruhi oleh tingkat literasi digital awal serta pengalaman sebelumnya dengan pembelajaran berbasis teknologi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Grammarly dan QuillBot merupakan sumber tambahan yang berharga untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa EFL, terutama jika dipadukan dengan bimbingan pengajaran yang terarah. Rekomendasi mencakup penguatan literasi digital mahasiswa dan keterlibatan kritis terhadap alat berbasis AI untuk memaksimalkan manfaat sekaligus meminimalkan potensi kelemahannya. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap diskusi berkelanjutan mengenai integrasi teknologi AI secara efektif dalam konteks pembelajaran bahasa.
Kata Kunci: alat bantu penulisan berbasis AI, Grammarly, QuillBot, mahasiswa EFL, Technology Acceptance Model, literasi digital, pembelajaran bahasa.

ABSTRACT Hayyu Rafikha, (2025). The Experiences and Attitudes of Students toward AI-Assisted Language Learning in Writing (A Mixed-Study at The Undergraduate Study Program of English Education Department of Syiah Kuala University). [Graduate Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Under the supervision of Prof. Dr. Yunisrina Q.Yusuf, S.Pd., M.Ling and Dr. Muhammad Aulia, S.Pd.,M.TESOL., M.A. The rapid advancement of artificial intelligence (AI) has significantly impacted language education, particularly through AI-assisted writing tools such as Grammarly and QuillBot. This mixed-methods exploratory study investigates undergraduate English as a Foreign Language (EFL) students' experiences and attitudes toward using Grammarly and QuillBot AI for writing purposes. Quantitative data were collected from 105 students through a questionnaire and qualitative data from semi-structured interviews with 10 participants. The study employed the Technology Acceptance Model (TAM) as a theoretical framework, focusing on descriptive analysis. Quantitative findings revealed high levels of perceived ease of use and perceived usefulness among participants, indicating positive experiences using both Grammarly and QuillBot AI. Qualitative analysis, conducted with NVivo, showed predominantly favorable attitudes, highlighting benefits such as improved grammatical accuracy, enriched vocabulary, and enhanced confidence in writing. However, students also expressed concerns regarding overreliance, potential accuracy issues, and limited features of Grammarly and QuillBot AI. Ethical considerations and academic integrity emerged as critical reflections, underscoring the necessity for balanced integration of AI assistance within traditional pedagogical frameworks. Further, the study identifies specific pedagogical strategies to optimize tool effectiveness, such as structured guidance and reflective practice. The findings also highlight that user satisfaction and regular engagement are influenced by students' initial digital literacy levels and previous experiences with technology-enhanced learning environments. The study concludes that Grammarly and QuillBot are valuable supplementary resources for enhancing EFL students' writing proficiency, particularly when combined with guided instruction. Recommendations include fostering students’ digital literacy and critical engagement with AI tools to maximize benefits and mitigate potential drawbacks. These insights contribute to ongoing discussions about effectively integrating AI technology into language learning contexts. Keywords: AI-assisted writing tools, Grammarly, QuillBot, EFL students, Technology Acceptance Model, digital literacy, language learning.

Citation



    SERVICES DESK