Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN PREDIKT SEAGAI MEDIA EDUKASI BENCANA
Pengarang
Maulana Kamal - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nur Anisah - 197801192009122003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2010102010120
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.337
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Game Predikt merupakan gameboard atau permainan fisik berupa papan game yang bisa dimainkan oleh 5 orang sekaligus dengan rincian 4 orang menjadi pemain utama dan 1 orang menjadi penanya atau pemberi tugas kepada pemain utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran game Predikt (Permainan Edukasi Interaktif Tanggap Kebencanaan) sebagai media edukasi bencana bagi masyarakat. Dengan meningkatnya kebutuhan akan literasi kebencanaan yang efektif dan menyenangkan, media pembelajaran berbasis permainan menjadi alternatif strategis untuk membentuk pemahaman, kesadaran, dan respon terhadap risiko bencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi terhadap siswa kelas XI 1-2 di MAS Darul Hikmah yang memainkan game Predikt. Penelitian ini menggunakan teori Kultivasi yang dikembangkan oleh M. A. Morgan dan J. Shanahan dengan asumsi tentang game akan membentuk pemahaman dan persepsi pemain terhadap realitas sosial yang didalamnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Predikt berperan dalam tiga aspek utama: (1) peningkatan pemahaman konsep kebencanaan, seperti tanda-tanda awal bencana dan langkah evakuasi; (2) penumbuhan motivasi belajar, baik intrinsik maupun ekstrinsik, melalui unsur permainan, kompetisi, dan kebersamaan; serta (3) pembentukan pembelajaran mandiri dan kolaboratif, di mana pemain belajar secara reflektif dan interaktif tanpa bergantung penuh pada guru. Selain itu, Predikt juga berfungsi sebagai alat evaluatif yang komunikatif, dengan sistem umpan balik langsung yang memperkuat daya ingat dan pemahaman pemain. Penelitian ini menegaskan bahwa game edukatif seperti Predikt memiliki potensi signifikan sebagai media alternatif dalam pendidikan kebencanaan, khususnya dalam membentuk kesadaran dan kesiapsiagaan generasi muda secara partisipatif, menyenangkan, dan berbasis pengalaman nyata.
Kata Kunci: Game edukatif, kebencanaan, literasi bencana, motivasi belajar, media pembelajaran, pembelajaran mandiri.
Predikt is a physical board game that can be played by five people simultaneously, consisting of four main players and one person acting as the questioner or task-giver to the players. This study aims to examine the role of Predikt (Interactive Disaster Preparedness Educational Game) as an educational media for disaster awareness among the community. With the increasing need for effective and engaging disaster literacy, game-based learning media becomes a strategic alternative to develop understanding, awareness, and responses to disaster risks. This research employs a descriptive qualitative approach, using data collection methods such as semi-structured interviews, non-participant observations, and documentation of 11th-grade students (class XI 1-2) at MAS Darul Hikmah who played the Predikt game. The study uses Cultivation Theory, developed by M. A. Morgan and J. Shanahan, with the assumption that games can shape players' understanding and perceptions of the social reality within them. The findings reveal that Predikt plays a role in three main aspects: (1) enhancing the understanding of disaster concepts, such as early warning signs and evacuation steps; (2) fostering learning motivation, both intrinsic and extrinsic, through elements of gameplay, competition, and collaboration; and (3) supporting independent and collaborative learning, where players learn reflectively and interactively without relying fully on the teacher. In addition, Predikt also functions as an evaluative tool that provides direct feedback, strengthening players’ memory and understanding. This study emphasizes that educational games like Predikt have significant potential as alternative media in disaster education, particularly in fostering disaster awareness and preparedness among youth in a participatory, enjoyable, and experience-based manner. Keywords: Educational game, disaster, disaster literacy, learning motivation, learning media, independent learning.
PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN MEDIA MONOPOLY BERVISI SETS PADA BIDANG STUDI GEOGRAFI MATERI MITIGASI DAN ADAPTASI BENCANA SEBAGAI INOVASI DALAM PENDIDIKAN KEBENCANAAN (Andika Triwidada, 2018)
GAME EDUKASI MATEMATIKA TINGKAT SEKOLAH DASAR (Bengimi Bensu, 2019)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSTRUCTIONAL GAMES BERBASIS KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 8 BANDA ACEH (Rahmiyanti, 2016)
MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI BAGI DIFABEL DI KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2015 (Muhammad Daud, 2016)
A CONTENT ANALYSIS OF THE INSTRUCTIONAL QUESTION OF ACTIVITIES IN AN ENGLISH TEXTBOOK (BAHASA INGGRIS SMA/MA/SMK/MAK KELAS X SEMESTER 1) (Zaiturrahmi, 2017)