STRUKTUR KOMUNITAS BIVALVIA DI ESTUARI GAMPONG GEUNTENG KECAMATAN BATEE KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRUKTUR KOMUNITAS BIVALVIA DI ESTUARI GAMPONG GEUNTENG KECAMATAN BATEE KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Dicky Ramadhan - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairunnisa - 199209232022032013 - Dosen Pembimbing I
Chitra Octavina - 198910202015042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111101010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

594.4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur komunitas dan pola sebaran bivalvia serta mengevaluasi kualitas perairan di gampong Geunteng Timur, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan selama April hingga Juli 2025 di tiga stasiun menggunakan metode purposive sampling. Sampel bivalvia dikumpulkan menggunakan kuadrat transek 1 m² sebanyak lima bivalvia per stasiun saat kondisi surut. Identifikasi spesies dilakukan di Laboratorium Biologi Laut, Universitas Syiah Kuala, dan analisis sedimen di Laboratorium Tanah, Fakultas Pertanian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 33 individu bivalvia dari tiga famili utama: arcidae, mactridae, dan tellinidae. Spesies dominan adalah Lutraria lutraria dan Tellina timorensis masing-masing 11 individu. Kepadatan tertinggi tercatat di Stasiun II yaitu 2,6 ind/m² dengan indeks keanekaragaman (H’) sebesar 1,26, keseragaman (E) 0,91, dan dominansi (C) 0,30. Pola sebaran seluruh bivalvia di semua stasiun bersifat mengelompok. Kualitas perairan berada dalam kisaran optimal, yaitu suhu 26– 28°C, pH 6–7, salinitas 30–32‰, dan DO 3–4,5 mg/L, sesuai dengan baku mutu PP No. 22 Tahun 2021. Substrat yang mendominasi adalah lempung berdebu. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur komunitas bivalvia sangat dipengaruhi oleh karakteristik habitat, terutama jenis substrat dan kualitas perairan. Stasiun II menunjukkan kondisi paling mendukung bagi kehidupan bivalvia karena kombinasi substrat dan parameter perairannya yang optimal. Sementara itu, pola distribusi mengelompok menunjukkan adanya selektivitas habitat oleh spesies terhadap kondisi lingkungan tertentu.

Kata Kunci: Bivalvia, estuari, struktur komunitas, kabupaten Pidie, perairan

This study aims to identify the community structure and distribution patterns of bivalves and evaluate water quality in Geunteng Timur village, Batee subdistrict, Pidie district, Aceh province. The study was conducted from April to July 2025 at three stations using purposive sampling. Bivalve samples were collected using 1 m² transect squares, with five bivalves per station during low tide. Species identification was carried out at the Syiah Kuala University, Marine Biology Laboratory, and sediment analysis was carried out at the Faculty of Agriculture, Soil Laboratory. The results showed that there were 33 bivalve individuals from three main families: arcidae, mactridae, and tellinidae. The dominant species were Lutraria lutraria and Tellina timorensis 11 individuals each. The highest density was recorded at Station II 2.6 ind/m² with a diversity index (H’) of 1.26, evenness (E) of 0.91, and dominance (C) of 0.30. The distribution pattern of all bivalves at all stations was clustered. Water quality was within the optimal range, namely temperature 26–28°C, pH 6–7, salinity 30–32‰, and DO 3–4.5 mg/L, in accordance with the quality standards of PP No. 22 of 2021. The dominant substrate is silty clay. The analysis results show that the structure of the bivalve community is greatly influenced by habitat characteristics, especially substrate type and water quality. Station II shows the most favorable conditions for bivalve life due to the optimal combination of substrate and water parameters. Meanwhile, the clustered distribution pattern indicates habitat selectivity by species toward certain environmental conditions. Keywords: Bivalvia, estuary, community structure, Pidie regency, waters

Citation



    SERVICES DESK