<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1706035">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI PENYERAPAN PANAS MEMANFAATKAN ENERGI MATAHARI PADA KOLEKTOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M IQBAL ADHYA POTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>PROG. STUDI MAGISTER TEKNIK MESIN</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Energi  matahari merupakan salah   satu   energi   terbarukan yang  dapat  kita manfaatkan untuk  kebutuhan  manusia  untuk  berbagai keperluan seperti listrik, pemanas,  pengering dan lain  sebagainya.  Kolektor surya  merupakan suatu a/at yang berfungsi untuk mengumpulkan energi matahari dan diubah  menjadi energi  thermal dan meneruskan energi tersebut kefluida.  Melalui 3 (tiga)  variasi sudut hambatan yang disusun diharapkan dapat ditemukan sudut hambatan yang sesuai  dalam    upaya     mengoptimalkan    penyerapan     energy     matahari    dengan memanfaatkan laluan multi  belokan.  Ukuran dari kolektor adalah  250cm x 85cm. Pada  setiap sisi  dari  kotak  absober  dilapisi  dengan   alumunium dengan tebal 10mm. Sebagai penyerapan radiasi surya  pada  pengujian ini  digunakan pasir besi  dengan tebal   6cm  dan  posisi kotak  pemanas  udara   dibuat  miring  15&quot; Pengukuran temperatur dilakukan dengan beberapa variasi,  yaitu  : laluan multi belokan sudut  18(',  laluan  multi  belokan  90 dan laluan multi  belokan  sudu 130° Pengujian dilakukan di  alam  terbuka di  halaman Fakultas  Tekik  Universitas Syiah  Kuala  Darussalam  Banda Aceh  dan pengukuran dilakukan  sebanyak  33 titik  pada  laluan aliran.   Pengujian  dilakukan dari jam  11.00  sampai dengan 15. 00 WIB. Hasil penelitian diperoleh distribusi temperatur absober  untuk ketiga tipe  solar kolektor  cenderung sama,  distribusi temperatur tertinggi dapat dicapai  oleh  kolektor  dengan sudut  belokan  130d yaitu 93,3C,  pada  waktu  12.00-13.00 WIB.Tipe kolektor surya  dengan sudut belokan  90 merupakan temperatur  ke 2 tertinggi yang mampu  dicapai 91,2C.   Dan  tipe kolektor  surya  dengan  sudut belokan  180 yang memperoleh temperatur terendah yaitu  90,2'€.&#13;
&#13;
Kata kunci : Energi Matahari, Kolektor Surya,  Hambatan, Absober&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOLAR ENERGY - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1706035</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-31 10:55:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-05 12:17:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>