PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS PROVENANCE BATUPASIR PADA FORMASI MEUCAMPLI (TLM), DI KECAMATAN JANTHO DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH BESAR, PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS PROVENANCE BATUPASIR PADA FORMASI MEUCAMPLI (TLM), DI KECAMATAN JANTHO DAN SEKITARNYA, KABUPATEN ACEH BESAR, PROVINSI ACEH


Pengarang

M. TANZIR - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Gartika Setiya Nugraha - 197402222006041002 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Arief Akbar - 199106242020101101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2104109010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geologi (S1) / PDDIKTI : 34201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik - Teknik Geologi., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

553.53

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lokasi penelitian terletak pada daerah Gampong Bueng dan sekitarnya, Kecamatan
Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Terdiri dari Fomasi Indrapuri
(Qpin), Formasi Anggota Padangtiji (Tuktp), Formasi Komplek Indrapuri (Tuic),
dan Formasi Meucampli (Tlm). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi
litologi, bentang alam, struktur geologi, penamaan batuan dan provenance batuan
batupasir Formasi Meucampli. Metode yang digunakan adalah pemetaan geologi,
stereonet untuk analisis struktur, analisis sayatan tipis meliputi point counting untuk
melihat kenampakan batuan secara mikroskopis meliputi komposisi mineral,
tekstur batuan dan perhitungan butir mineral. Hasil yang dicapai dari penelitian ini
terdapat 4 (empat) satuan geomorfologi yaitu satuan geomorfologi struktural (S1),
satuan geomorfologi denudasional (D1), satuan geomorfologi denudasional (D5),
dan satuan geomorfologi fluvial (F1). Tipe pola pengaliran yang teridentifikasi pada
daerah penelitian adalah dendritik yang berpola seperti ranting pohon yang
menyebar. Satuan batuan penyusun lokasi penelitian terdapat 6 (enam) satuan yaitu
satuan endapan alluvium, satuan endapan pasir kerikil, satuan batupasir anggota
padangtiji, satuan batupasir karbonatan anggota padangtiji, satuan batu peridotit
tersepentinisasi, dan satuan batupasir mikaan meucampli. Berdasarkan analisis
kolom stratigrafi terukur diperoleh lingkungan pengendapan daerah penelitian pada
batupasir mikaan meucampli terendapkan pada lingkungan fluviatil. Analisis
struktur geologi pada daerah penelitian yaitu arah barat laut-tenggara (NW-SE) dan
timur laut-barat daya (NE-SW) dengan nilai (σ₁) berada pada 352°/35°, (σ₂) berada
pada 87°/17°, dan (σ₃) pada 205°/50°. Penamaan batuan secara karakteristik oleh
Pettijohn (1973) pada TN 56, TN 09, dan TN 02 di interpretasikan sebagai lithic
wacke, sedangkan pada TN 01A di kategorikan sebagai arkosic arenite dan secara
klasifikasi IUGS (1973) pada TN 01B di kategorikan sebagai batu quartz diorit.
Klasifikasi tatanan tektonik dan penentuan batuan asal oleh Dickinson dan Suzeck
(1975) yang menunjukan bahwa batupasir mikaan formasi meucampli pada TN
01A dan TN 02 dikategorikan sebagai batuan yang berasal dari tatanan tektonik
magmatic arc sub zona dissected arc.
Kata Kunci: Karakteristik, Kondisi Geologi, Provenance, Thin Section, Formasi
Meucampli, Batupasir Mikaan

The research location is in and around Gampong Bueng, Jantho District, Aceh Besar Regency, Aceh Province. It consists of the Indrapuri Formation (Qpin), the Padangtiji Member Formation (Tuktp), the Indrapuri Complex Formation (Tuic), and the Meucampli Formation (Tlm). This study aimed to determine the lithology, landforms, geological structures, rock designations, and provenance of the Meucampli Formation sandstones. The methods used were geological mapping, stereography for structural analysis, and thin section analysis, including point counting, to observe the microscopic appearance of the rocks, including mineral composition, texture, and mineral grain counts. The results of this study revealed four geomorphological units: the structural geomorphological unit (S1), the denudational geomorphological unit (D1), the denudational geomorphological unit (D5), and the fluvial geomorphological unit (F1). The drainage pattern identified in the study area is dendritic, resembling spreading tree branches. The study area comprises six rock units: an alluvial deposition unit, a sand-gravel deposition unit, a Padangtiji member sandstone unit, a Padangtiji member carbonate sandstone unit, a sepentinized peridotite unit, and a Meucampli micaceous sandstone unit. Based on the analysis of the measured stratigraphic column, the depositional environment of the study area is determined to be Meucampli Mikaan sandstone, deposited in a fluvial environment. The geological structure of the study area trends northwest-southeast (NW-SE) and northeast-southwest (NE-SW), with values ​​of (σ₁) at 352°/35°, (σ₂) at 87°/17°, and (σ₃) at 205°/50°. The rock characteristics of TN 56, TN 09, and TN 02 were interpreted by Pettijohn (1973) as lithic wacke, while TN 01A was categorized as arkosic arenite, and TN 01B was categorized as quartz diorite by the IUGS (1973) classification. The tectonic setting and origin of the rocks were determined by Dickinson and Suzeck (1975), who indicated that the micane sandstone of the Meucampli Formation in TN 01A and TN 02 was categorized as originating from a magmatic arc subzone dissected arc tectonic setting. Keywords: Characteristics, Geological Conditions, Provenance, Thin Section, Meucampli Formation, Micaane Sandstone

Citation



    SERVICES DESK