Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI WABAH DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
SARI WAHYUNI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1109200140003
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104
Penerbit
Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Kebencanaan., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
362.196 9
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit endemik di provinsi Aceh dengan jumlah kasus di tahun 2007 sebanyak 40,03/1 juta penduduk yang naik secara signifikan menjadi 51,82/1 juta penduduk pada tahun 2008. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam menghadapi wabah demam berdarah di Kabupaten Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif untuk mengkaji perspektif dengan strategi-strategi yang bersifat interaktif dan fleksibel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara mendalam (indepth interview) kepada responden tentang pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap pencegahan demam berdarah dengue (DBD) dan pengamatan (observasi) pada keadaan/situasi rumah dan lingkungan sekitarnya. Alat bantu yang digunakan dalam proses pengumpulan data yaitu alat tulis, note book. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat dalam menghadapi wabah DBD adalah baik, karena responden memiliki pengetahuan tentang cara pencegahan penyakit DBD dengan cukup baik, memahami sumber penularan penyakit selain itu informasi yang diperoleh oleh masyarakat mengenai penyakit demam berdarah sudah baik, sikap masyarakat dalam menghadapi wabah DBD adalah positi( Hal ini menggambarkan bahwa responden telah paham mengenai seluruh sikap yang berkaitan dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), perilaku masyarakat dalam menghadapi wabah DBD adalah baik, hal ini disebabkan responden telah melakukan tindakan yang benar dalam pencegahan dan pemberantasan sumber penyakit DBD. Disarankan kepada Dinas Kesehatan agar dapat melakukan penyuluhan yang berkesinambungan mengenai bahaya dan tanda-tanda demam berdarah kepada masyarakat. Sebaiknya seluruh informasi tentang pencegahan penyakit demam berdarah yang disampaikan oleh petugas kesehatan dipastikan telah dipahami oleh keluarga dan masyarakat diwilayah Kabupaten Aceh Besar dan keterlibatan kader, kepala lingkungan, PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama dan lintas sektor lainnya perlu ditingkatkan agar dapat meningkatkan keberhasilan pelaksanaan pencegahan wabah DBD.
Kata kunci : wabah, demam berdarah dengue, pengetahuan, perilaku, sikap
Tidak Tersedia Deskripsi
KEPADATAN LARVA NYAMUK AEDES SPP SEBAGAI VEKTOR PENYEBAB DEMAM BERDARAH DENGUE KUALA BANDA ACEH (Rafiatul Ichwani, 2018)
GAMBARAN PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA TENTANG UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DIGAMPONG KEURAMAT KOTA BANDA ACEH (Roni Riyadi, 2023)
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN IBU-IBU RUMAH TANGGA PADA SAAT PRA BENCANA WABAH PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA BANDA ACEH (NELLY SUSANTY, 2018)
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP TINDAKAN PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN BAITURRAHMAN (Azka Muda Adri, 2016)
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KECAMATAN ULEE KARENG (Hendra Rizqa, 2016)