<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705981">
 <titleInfo>
  <title>STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA DAN BIVALVIA DI KECAMATAN MUARA TIGA, PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JOKO SUSILO</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Kajian mengenai komunitas biasanya berfokus pada struktur komunitas, yang mencakup komposisi, ukuran, dan keanekaragaman spesies. Struktur komunitas ini mencerminkan bagaimana spesies berinteraksi satu sama lain dalam suatu lingkungan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas gastropoda dan bivalvia di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie. Pendekatan yang digunakan adalah metode purposive sampling, dengan tahapan pengambilan data meliputi pengukuran parameter perairan gastropoda dan bivalvia. Dari hasil penelitian pada Kecamatan Muara Tiga, diperoleh 4 spesies gastropoda dan 6 spesies bivalvia. Kepadatan gastropoda yang didapatkan pada kecamatan muara tiga dari keempat stasiun adalah 241,6 ind/m², sedangkan bivalvia adalah 5,2 ind/m². Keanekaragaman gastropoda pada stasiun I tergolong sedang, sementara itu pada stasiun II, III dan IV tergolong rendah. keanekaragaman bivalvia pada stasiun I tergolong sedang. Keseragaman gastropoda pada stasiun I tergolong sedang, stasiun II tergolong tinggi, dan pada stasiun III dan IV tergolong rendah, sedangkan keseragaman bivalvia pada stasiun I tergolong tinggi. Indeks dominansi gastropoda termasuk kategori mendominansi, sedangkan bivalvia memiliki kategori tidak mendomansi. Pola sebaran gastropoda tergolong dalam kategori mengelompok, sedangkan pola sebaran bivalvia termasuk dalam dua kategori, yaitu mengelompok dan seragam. Parameter perairan umumnya masih berada dalam rentang toleransi fisiologis gastropoda dan bivalvia. Jenis substrat yang ditemukan di setiap stasiun penelitian terdiri dari pasir, pasir berlempung, liat, dan lempung liat berpasir. Hasil analisis struktur komunitas menunjukkan bahwa komunitas gastropoda dan bivalvia di lokasi penelitian secara umum berada dalam kondisi kurang stabil.&#13;
&#13;
Kata kunci: indeks, distribusi, ekosistem, dominansi, relatif. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GASTROPODA</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIVALVIA</topic>
 </subject>
 <classification>594.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705981</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-30 15:47:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-03 16:02:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>