KAJIAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGANTISIPASI BENCANA ALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KAJIAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGANTISIPASI BENCANA ALAM


Pengarang

SAIFUDDIN HUSEN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0509200090031

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S2) / PDDIKTI : 24101

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Teknik Kimia., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

628.92

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bencana adalah peristiwa yang disebabkan oleh alam dan manusia yang mengakibatkan korban penderitaan manusia, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan, kerusakan sarana dan prasarana fasilitas umum, serta menimbulkan gangguan terhadap tata kehidupan dan penghidupan masyarakat. Kajian ini bertnjuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi bencana alam. Motodelogi dalam penelitian ini menggunakan analisa deskriptif, dengan menggunakan kuesioner tertutup. Pengolahan data dilakukan dengan program SPSS 13 Windows. Parameter yang digunakan pengetahuan dan sikap terhadap resiko bencana, rencana tanggap darurat bencana, dan sistem peringatan bencana, serta kemampuan mobilisasi sumber daya. Hasil kajian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan individu/masyarakat bervariasi antara kurang siap sampai dengan siap Indek pengetahuan dan sikap terhadap resiko bencana Rumah tangga mencapai angka (72,6 %) diikuti oleh aparat (69,1%) dan siswa (65,9%) Indek rencana tanggap darurat tertinggi temyata dimiliki oleh rumah tangga (70,0 %) dan sebaliknya nilai terendah berasal dari Aparat (57,3.%). Indek peringatan bencana untuk individu/rumah tangga masih rendah termasuk katagori kurang siap (49,7 %). komunitas siswa kurang siap (51,1%), Aparat kurang siap (59,2 %). Indek kesiapsiagaan kemampuan mobilisasi sumberdaya juga berbeda antar stakeholder dan antar lokasi. Hasil kajian mengungkapkan bahwa stakholder aparat mempunyai kemampuan yang lebih tinggi (60 %), jika dibandingkan dengan komunitas sekolah dan rumah tangga.

Kata kunci: Kesiapsiagaan mengurangi resiko bencana.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK