<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705925">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI DI  KABUPATEN ACEH TENGGARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Junkeisal Manalu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pentingnya  kebijakan  distribusi  pupuk  bersubsidi  sebagai  instrumen  pemerintah untuk  meningkatkan  produktivitas  pertanian  dan  kesejahteraan  petani  kecil  di Indonesia. Namun, dalam praktiknya di Kabupaten Aceh Tenggara, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai kendala seperti kelangkaan pupuk, harga  yang  melebihi  Harga  Eceran  Tertinggi  (HET),  serta  lemahnya  koordinasi antar pihak terkait. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kebijakan  pemerintah  dalam  distribusi  pupuk  bersubsidi  di  Kabupaten  Aceh Tenggara serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III, yang menekankan empat aspek utama yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan  struktur  birokrasi.  Pendekatan  yang  digunakan  adalah  kualitatif  deskriptif, dengan  pengumpulan  data  melalui  observasi,  wawancara  mendalam,  dan dokumentasi  terhadap  delapan  informan  yang  meliputi  pejabat  Dinas  Pertanian, anggota  DPRK,  penyuluh  pertanian,  distributor,  pengecer,  dan  Petani.  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  implementasi  kebijakan  belum  berjalan  optimal karena  lemahnya  komunikasi  antar  lembaga,  keterbatasan  sumber  daya  manusia dan  sarana  distribusi,  serta  rendahnya  efektivitas  pengawasan.  Distribusi  pupuk juga belum sepenuhnya memenuhi prinsip “enam tepat” (tepat jenis, jumlah, harga, tempat,  waktu,  dan  mutu).  Pemerintah  daerah  dinilai  perlu  memperkuat  sistem koordinasi  dan  pengawasan  lintas  lembaga,  memperbaiki  sistem  pendataan penerima  subsidi,  serta  mengembangkan  mekanisme  digital  seperti  Kartu  Tani untuk meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran. Penelitian ini diharapkan dapat  memberikan  kontribusi  bagi  peningkatan  efektivitas  kebijakan  pupuk bersubsidi  di  tingkat  daerah  serta  menjadi  rujukan  bagi  penelitian  selanjutnya  di bidang kebijakan publik dan pertanian. &#13;
Kata  Kunci:  Implementasi  Kebijakan,  Pupuk  Bersubsidi,  Distribusi,  Aceh Tenggara, Enam Tepat</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPOST</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GOVERNMENT POLICY</topic>
 </subject>
 <classification>320.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705925</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-30 11:39:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-14 11:42:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>