<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705893">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI KARAKTERISTIK BIODEGRADABLE STRAW DARI TEPUNG GANYONG, TAPIOKA DAN TEPUNG SUKUN YANG DIMODIFIKASI DENGAN METODE CROSS-LINKING DAN PREFERENSI KONSUMEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farazh Azkiah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Biodegradable straw memiliki karakteristik yang ringan, fleksibel, tahan air, ramah &#13;
Lingkungan. Bahan yang digunakan dalam pembuatan biodegradable straw yaitu tepung ganyong, tapioka dan tepung sukun dimodifikasi dengan STMP/STPP. Tujuan penelitian ini untuk optimasi campuran bahan baku berbasis tepung umbi ganyong, tapioka dan tepung sukun yang dimodifikasi dengan metode cross-linking terhadap karakteristik fisik dan sifat mekanik biodegradable straw yang dihasilkan serta mengetahui preferensi konsumen terhadap biodegradale straw.  Penelitian dilakukan dengan mengikuti metode respon permukaan (RSM) dengan 3 faktor perlakuan. Faktor pertama konsentrasi campuran antara tepung ganyong dan tepung sukun dengan konsentrasi tepung tapioka yang tetap konsentrasi di dalam campuran terdiri atas 0, 50 dan 100 persen. Konsentrasi tepung 0% yaitu campuran tepung sukun dan tepung tapioka, konsentrasi tepung 50% yakni campuran tepung sukun, tepung umbi ganyong dan tepung tapioka dan tepung 100% campuran tepung umbi ganyong dan tepung sukun. Faktor kedua yaitu konsentrasi STMP/STPP (99:1) terdiri atas 0, 2.5 dan 5 persen. Faktor ketiga yaitu waktu cross-linking terdiri atas 1, 6.5 dan 12 jam. Respon yang diukur yaitu percepatan penyerapan air, porositas, dan kuat tekan. Konsentrasi STMP/STPP dapat mempengaruhi nilai kecepatan penyerapan air yang dikarenakan agen cross-linking dapat menahan air untuk masuk kedalam granula pati. Nilai porositas dapat meningkat seiring bertambahnya konsentrasi tepung. Konsentrasi tepung, STMP/STPP dan waktu cross-linking tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai kuat tekan. Morfologi penampang biodegrabale straw tepung 50% STMP/STPP 5% dan waktu cross-linking 12 jam terlihat lebih halus. Preferensi konsumen yaitu pada variabel motivasi dan kemampuan dapat mempengaruhi niat responden untuk membeli dan menggunakan biodegradable straw.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FLOUR - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>664.720 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705893</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-30 10:48:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-17 11:47:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>