<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705887">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGATING STUDENTS’ USE OF AI CHATBOTS FOR ACADEMIC ACTIVITIES (A QUALITATIVE STUDY AT THE ENGLISH DEPARTMENT OF USK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NOVA FEBRIANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan chatbot berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan tinggi berkembang pesat dan dianggap bermanfaat dalam mendukung aktivitas akademik mahasiswa, meskipun masih terdapat tantangan terkait akurasi, ketergantungan, dan orisinalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan nyata chatbot AI oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Syiah Kuala dengan mengadaptasi kerangka Hammer yang mengidentifikasi lima tema utama: AI sebagai alat pendukung, AI sebagai fasilitator pembelajaran, AI sebagai penulis pertama, AI sebagai penulis kedua, dan AI sebagai penulis tunggal. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh enam puluh mahasiswa serta wawancara semi-terstruktur dengan sepuluh partisipan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan chatbot AI untuk berbagai keperluan akademik, mulai dari pemeriksaan tata bahasa dan pemahaman materi hingga penyusunan draf serta pembuatan teks lengkap. Manfaat yang dilaporkan meliputi efisiensi waktu, peningkatan motivasi, dan dukungan terhadap pembelajaran mandiri. Namun, ditemukan pula tantangan seperti respons yang kurang akurat, risiko ketergantungan berlebihan, serta penurunan orisinalitas dan kemampuan berpikir kritis. Temuan ini menegaskan bahwa chatbot AI memiliki peran signifikan dalam praktik akademik mahasiswa, namun penggunaannya memerlukan kesadaran kritis dan penerapan yang bertanggung jawab. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan chatbot AI bergantung pada kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi dengan teknologi secara etis dan reflektif. Lembaga pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam menumbuhkan literasi digital, berpikir kritis, dan integritas akademik melalui bimbingan serta pelatihan tentang penggunaan AI yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, AI seharusnya berfungsi sebagai mitra belajar kolaboratif yang meningkatkan kreativitas dan pemahaman, bukan menggantikan upaya intelektual mahasiswa maupun peran pedagogis pendidik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL MEDIA</topic>
 </subject>
 <classification>371.33</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705887</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-30 10:27:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-17 11:21:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>