<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705847">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KONSEKUENSI PENERAPAN QANUN JINAYAT TERHADAP PENINGKATAN PERNIKAHAN DINI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYARIFAH QADRIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penerapan Qanun Jinayat sebagai wujud pelaksanaan syariat Islam di Provinsi Aceh&#13;
memiliki konsekuensi sosial yang signifikan terhadap pola perilaku masyarakat,&#13;
khususnya terkait peningkatan pernikahan dini. Qanun Jinayat yang mengatur&#13;
sanksi terhadap perbuatan seperti khalwat, ikhtilath, zina bertujuan untuk menjaga&#13;
moralitas dan ketertiban sosial. Namun, dalam praktiknya, qanun ini menimbulka n&#13;
tekanan sosial dan psikologis bagi keluarga dan individu yang terlibat dalam&#13;
pelanggaran syariat, pada akhirnya mendorong mereka untuk menikahkan anak-&#13;
anak mereka pada usia muda sebagai bentuk “penyelamatan aib” dan penghindara n&#13;
hukuman cambuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana&#13;
penerapan Qanun Jinayat berkontribusi terhadap meningkatnya angka pernikahan&#13;
dini di Kota Banda Aceh serta memahami dinamika sosial, budaya, hukum yang&#13;
melingkupinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik&#13;
pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara dengan informa n&#13;
dari berbagai instansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara&#13;
penerapan sanksi dalam Qanun Jinayat dan keputusan keluarga untuk mempercepat&#13;
pernikahan anak-anak, terutama dalam kasus yang melibatkan khalwat atau&#13;
hubungan cinta yang telah berjalan lama. Banyak keluarga mengajukan dispensasi&#13;
kawin ke Mahkamah Syariah dengan alasan menjaga kehormatan dan mencegah&#13;
perzinahan, yang kemudian dikabulkan oleh hakim atas pertimbangan hukum Islam&#13;
dan prinsip kemaslahatan. Konsekuensi dari praktik ini adalah munculnya berbagai&#13;
permasalahan baru seperti ketidaksiapan emosional dan finansial pasangan muda,&#13;
meningkatnya angka putus sekolah, serta risiko kesehatan Reproduksi bagi&#13;
perempuan. kerangka teori fungsionalisme struktural, Qanun Jinayat berfungs i&#13;
sebagai alat kontrol sosial, namun juga menunjukkan adanya disfungsi berupa&#13;
konsekuensi tidak langsung berupa pernikahan dini. Oleh karena itu, penelitian ini&#13;
merekomendasikan perlunya pendekatan holistik yang tidak hanya menekankan&#13;
aspek hukuman, tetapi juga edukasi pra-nikah, penguatan peran keluarga,&#13;
pemberdayaan ekonomi, serta revisi kebijakan yang lebih adaptif terhadap&#13;
perlindungan hak anak.&#13;
Kata Kunci: Qanun Jinayat, pernikahan dini, Aceh, syariat Islam,&#13;
konsekuensi sosial, hukum Islam</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>REGULATIONS (LAWS)</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GOVERNMENT POLICY</topic>
 </subject>
 <classification>320.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705847</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 21:28:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-17 15:18:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>