<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705811">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN METODE PROCESS STUDY UNTUK PERENCANAAN TEKNOLOGI PROSES PASCA PANEN DI PEDESAAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suhendrianto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Teknik (S3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lean merupakan sistem yang handal untuk menganalisa pemborosan dan kerugian yang terjadi selama proses produksi, sehingga lean banyak diterapkan pada berbagai industri manufacture serta pada bidang jasa. Pengukuran lean akan bermakna jika dilakukan pada industri yang menerapkan sistem produksi, yaitu industri yang dibangun dengan menerapkan prinsip industri, dan akan menjadi bias pada industri yang tradisional. &#13;
Jagung merupakan salah satu bahan pangan dunia yang mengalami kerugian material sangat tinggi dipedesaan dengan iklim tropis. Kerugian yang terjadi adalah kehilangan kuantitas dan kualitas pada saat material menunggu di gudang, kondisi gudang dan wadah penyimpanan yang tidak memadai menyebabkan material berinteraksi dengan lingkungan lembap dan biologi, kondisi ini memicu pertumbuhan jamur yang menyebabkan mycotoxin. Kerugian ini disebabkan karena proses tradsional dengan keterbatasan teknologi dan pengetahuan petani akan kerugian dianggap sesuatu resiko yang alami.&#13;
Penelitian ini bertujuan memperbaiki proses tradisional menjadi cepat dan bersih sehingga kerugian material berkurang. Terdapat tiga tahapan untuk mencapai perbaikan; pertama, tarnsformasi aktifitas proses menjadi sistem lean, kedua, mengembangkan metode process study, ketiga menguji metode pada 6 skenario proses mulai proses tradisional hingga terintegrasi. Tujuan pengembangan skenario agar pengembangan teknologi tidak terjadi trial and error.&#13;
Hasil dari pengujian ini berupa nilai lean dari skenario proses yang terukur dengan nilai % efektifitas (ET), % efisiensi (EC) dan % keselamatan material (MS). Nilai lean terendah pada skenario proses tradisional dengan nilai ET = 25, ET = 2,08 dan MS = 8,33, sementara nilai tertinggi pada skenario proses terintegrasi yaitu ET = 100, ET = 8,33 dan MS = 33,33. Capaian nilai lean berdasarkan persentase kemampuan proses menyelesaikan produk akhir. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa melalui process study proses tradisional dapat dilakukan perbaikan hingga tingkat maksimal, pemilihan skenario terbaik berdasarkan pertimbangan lean, keuntungan petani dan industri pengolahan jagung serta lingkungan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MACHINE ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>621.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705811</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 16:52:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-19 15:37:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>