<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705799">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN ADVERSE CHILDHOOD EXPERIENCES PADA MASYARAKAT ACEH USIA DEWASA AWAL DITINJAU DARI JENIS KELAMIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADILA NURA SYAKIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indikasi awal prevalensi Adverse Childhood Experiences (ACEs) di Aceh, dapat dilihat dari tingginya kasus kekerasan anak, KDRT serta kemiskinan yang terjadi di Aceh selama beberapa tahun terakhir. Adverse Childhood Experiences (ACEs) merupakan pengalaman negatif yang dialami individu sebelum usia 18 tahun, seperti kekerasan, penelantaran, atau kondisi rumah tangga disfungsional, yang dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ACEs pada masyarakat Aceh usia dewasa awal ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel terdiri dari 470 responden laki-laki dan perempuan berusia 18–25 tahun yang dibesarkan di Provinsi Aceh, dan dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengambilan data dilakukan secara daring dengan menggunakan skala WHO ACE-IQ. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Mann-Whitney, menunjukkan nilai signifikansi P &lt; 0,001 (P &lt; 0,05). Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara tingkat ACEs pada laki-laki (M = 5,7) dan perempuan (M = 4,1). Secara umum, subjek laki-laki mengalami intensitas ACEs yang lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan di hampir semua jenis ACEs kecuali pada kategori kekerasan seksual. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan berbasis gender dalam upaya pencegahan ACEs serta intervensi terhadap dampak ACEs di masyarakat Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILDHOOD - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>155.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705799</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 16:31:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 10:55:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>