<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705781">
 <titleInfo>
  <title>TEKNIK PENGOPERASIAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR (HAND LINE) DI GAMPONG LAMBUNG, KECAMATAN MEURAXA, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUSTAQIM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan untuk memahami teknik pengoperasian alat tangkap&#13;
pancing ulur (hand line) di Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh,&#13;
yang merupakan salah satu daerah pesisir dengan potensi perikanan tinggi. Latar&#13;
belakang penelitian ini adalah dominasi penggunaan pancing ulur oleh nelayan&#13;
setempat serta perlunya informasi terkait efektivitas dan dampak selektivitas alat&#13;
tangkap ini terhadap hasil tangkapan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis&#13;
komposisi dan proporsi hasil tangkapan yang diperoleh dari operasi pancing ulur.&#13;
Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data melalui&#13;
observasi langsung, praktik pengoperasian alat, serta wawancara dengan nelayan.&#13;
Data hasil tangkapan diidentifikasi berdasarkan spesies dan bobot, kemudian&#13;
dianalisis menggunakan Microsoft Excel untuk menentukan persentase komposisi&#13;
dan proporsi hasil tangkapan utama (HTU) dan sampingan (HTS). Hasil penelitian&#13;
menunjukkan terdapat 16 jenis ikan yang tertangkap, dengan total bobot 81,92 kg.&#13;
Kelompok HTU memberikan kontribusi terbesar, yaitu 58,37%, didominasi oleh&#13;
kerapu (Epinephelus spp.) sebesar 18% dari total bobot tangkapan. Sementara itu,&#13;
HTS menyumbang 41,63%, dengan jenis dominan adalah kwee (Carangoides&#13;
gymnostethus) dan lencam (Lethrinus microdon). Temuan ini mengindikasikan&#13;
bahwa pancing ulur memiliki tingkat selektivitas yang tinggi terhadap ikan demersal&#13;
bernilai ekonomis. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengelolaan&#13;
perikanan berbasis ekosistem untuk mencegah overfishing pada spesies target seperti&#13;
kerapu. Pemantauan berkala terhadap komposisi hasil tangkapan disarankan untuk&#13;
mendukung pengambilan kebijakan pengelolaan yang berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci: Selektivitas Alat Tangkap, Ikan Demersal, Komposisi Tangkapan,&#13;
Keberlanjutan, Gampong Lambung</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - COMMERCIAL TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705781</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 15:56:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-30 10:06:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>