<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705753">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PELEPASAN BISPHENOL A (BPA) PADA RESIN KOMPOSIT NANOHIBRID DAN MIKROHIBRID KEDOKTERAN GIGI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Nurul aulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Resin komposit merupakan material restorasi gigi yang umum digunakan dan dapat melepaskan monomer sisa seperti Bisphenol A (BPA) yang berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan. Beberapa faktor termasuk jenis resin komposit dan durasi perendaman dapat mempengaruhi pola pelepasan BPA. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pelepasan BPA antara resin komposit nanohibrid dan mikrohibrid serta mengevaluasi pengaruh durasi perendaman (1, 7, 14, 21, dan 30 hari) terhadap pelepasan BPA dari kedua jenis resin komposit. Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan rancangan post-test only control group design. Sebanyak 30 spesimen resin komposit berbentuk silinder (diameter 6 mm dan tebal 2 mm) direndam dalam akuades pada suhu 37°C dengan penggantian larutan setiap minggu. Konsentrasi BPA yang dilepaskan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 230 nm. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dengan tingkat signifikansi p &lt; 0,05. Hasil menunjukkan perbedaan yang signifikan pelepasan BPA antara kedua jenis resin, di mana mikrohibrid melepaskan BPA dalam konsentrasi yang lebih tinggi dibandingkan nanohibrid. Meskipun tidak semua durasi perendaman menunjukkan perbedaan yang signifikan, pelepasan BPA tertinggi pada kedua jenis resin komposit ditunjukkan pada hari ke-14, yang menandakan puncak pelepasan BPA terjadi pada minggu kedua sebelum mengalami penurunan. Perbedaan signifikan hanya ditemukan pada hari ke-14 (p = 0,024). Kesimpulannya, resin komposit mikrohibrid melepaskan BPA lebih tinggi dibandingkan nanohibrid, dengan puncak pelepasan terjadi pada hari ke-14 yang menunjukkan pengaruh durasi perendaman terhadap pola pelepasan BPA.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DENTRYSTRY</topic>
 </subject>
 <classification>617.6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705753</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 15:24:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-21 16:04:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>