<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705739">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU RISNANDAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Faktor  pemilihan  gradasi  agregat  yang  digunakan  akan mempengaruhi   karakteristik  dari   beton   aspal.   Dalam   spesifikasi  gradasi   yang   ditetapkan    dalam   ketentuan, mempunyai   batasan   atas   dan  batasan   bawah,   dimana   batasan   ini  yang   menjadi landasan   dalam  perencanaan.  Batasan   ini  ditetapkan   berdasarkan   hasil  penelitian suatu badan pemerintah,  dalam hal ini adalah Litbang Departemen  Perkerjaan  Umum. Permasalahan   dalam   hal   ini,   bagaimana  sifat-sifat  campuran    AC-WC   dengan menggunakan gradasi  batas   bawah,  tengah   dan batas  atas.  Penelitian  ini bertujuan melihat  nilai  parameter Marshall  yang  dihasilkan  oleh  campuran  beton  aspal  dengan menggunakan Pen. 60/70  dan aspal  Retona  Blend  55 dengan  memvariasikan gradasi agregat   sesuai  dengan  spesifikasi  teknis   tahun  2010  untuk  campuran   aspal  beton, sehingga  dapat   diketahui   sifat-sifat   campuran   beton   aspal     dari   variasi   gradasi tersebut. Penelitian ini  dilakukan  dengan  memvariasikan tiga  gradasi  yaitu,  gradasi batas  bawah,  tengah  dan  batas  atas,  dengan  menggunakan  bahan  pengikat  aspal  Pen. 60/70  dan  aspal  Retona Blend  55. Dari hasil penelitian  diperoleh, kadar  aspal  terus meningkat  dari   gradasi   batas   bawah   sampai   gradasi   batas   atas.  Nilai   stabilitas tertinggi  campuran  AC-WC  menggunakan  aspal  Pen.  60/70  diperoleh pada  gradasi batas  atas,   sedangkan   bila  menggunakan  aspal  Retona   Blend   55  diperoleh   pada gradasi  batas  bawah.  Untuk  nilai  flow,  Marshall  Quantien,  dan density  tidak  terjadi perubahan  yang  signifikan.  Untuk  nilai  VIM,  semakin  gradasi  lebih banyak  agregat halus, maka nilai VIM semakin  kecil, sebaliknya  nilai  VMA  dan VFB semakin  besar. Nilai  Durabilitas  dari  ketiga variasi  gradasi  dan  dua  jenis aspal  yang  digunakan, masih  memenuhi  persyaratan &gt; 90%.  Nilai  parameter Marshall  campuran  AC-WC  untuk semua  variasi gradasi dengan  menggunakan aspal pen. 60/70  dan Retona Blend&#13;
55 masih memenuhi persyaratan spesifikasi tahun 2010.&#13;
&#13;
&#13;
Kata  kunci  ;  Parameter Marshall, AC-WC,   Variasi Gradasi,  Aspa/  Pen.  60170,  Aspa/ Retana Blend 55&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705739</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 15:13:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-24 15:39:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>