<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705665">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGUNGSI ROHINGYA (STUDI KASUS PADA GAMPONG LEUN TANJONG, KABUPATEN PIDIE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yodha Afriliany Pasaribu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap keberadaan pengungsi Rohingya di Gampong Leun Tanjong, Kabupaten Pidie, Aceh. Tujuan utama penelitian adalah memahami bagaimana persepsi tersebut terbentuk, berkembang, dan dipengaruhi oleh nilai-nilai keagamaan, interaksi sosial, serta pengalaman pribadi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi yang melibatkan warga, tokoh masyarakat, dan relawan kemanusiaan. Analisis data didasarkan pada teori interaksionisme simbolik yang menekankan makna dalam perilaku sosial. Hasil menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dipengaruhi oleh nilai keagamaan, interaksi sosial, dan pengalaman langsung. Dukungan awal yang dilandasi empati religius berubah seiring munculnya konflik perilaku, ketegangan sumber daya, dan minimnya integrasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan pengungsi yang inklusif dan dialog berkelanjutan untuk menciptakan harmoni sosial.&#13;
Kata kunci: pengungsi Rohingya, persepsi masyarakat, interaksionisme simbolik, hubungan pengungsi-tuan rumah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIETY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>REFUGEES</topic>
 </subject>
 <classification>305.906 914</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705665</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 11:42:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-19 15:20:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>