PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGUNGSI ROHINGYA (STUDI KASUS PADA GAMPONG LEUN TANJONG, KABUPATEN PIDIE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGUNGSI ROHINGYA (STUDI KASUS PADA GAMPONG LEUN TANJONG, KABUPATEN PIDIE)


Pengarang

Yodha Afriliany Pasaribu - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Masrizal - 198404152010121005 - Dosen Pembimbing I
Ibnu Phonna Nurdin - 199108192022031004 - Penguji
Cut Lusi Chairun Nisak - 199103022022032004 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2110101010086

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

305.906 914

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap keberadaan pengungsi Rohingya di Gampong Leun Tanjong, Kabupaten Pidie, Aceh. Tujuan utama penelitian adalah memahami bagaimana persepsi tersebut terbentuk, berkembang, dan dipengaruhi oleh nilai-nilai keagamaan, interaksi sosial, serta pengalaman pribadi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi yang melibatkan warga, tokoh masyarakat, dan relawan kemanusiaan. Analisis data didasarkan pada teori interaksionisme simbolik yang menekankan makna dalam perilaku sosial. Hasil menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dipengaruhi oleh nilai keagamaan, interaksi sosial, dan pengalaman langsung. Dukungan awal yang dilandasi empati religius berubah seiring munculnya konflik perilaku, ketegangan sumber daya, dan minimnya integrasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengelolaan pengungsi yang inklusif dan dialog berkelanjutan untuk menciptakan harmoni sosial.
Kata kunci: pengungsi Rohingya, persepsi masyarakat, interaksionisme simbolik, hubungan pengungsi-tuan rumah.

This study examines community perceptions of the presence of Rohingya refugees in Gampong Leun Tanjong, Pidie Regency, Aceh. The primary aim is to understand how these perceptions are formed, evolve, and are influenced by religious values, social interactions, and personal experiences. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through in-depth interviews and observations involving residents, community leaders, and humanitarian volunteers. The data analysis is based on the theory of symbolic interactionism, which emphasizes the role of meaning in social behavior. Findings reveal that community perceptions are shaped by religious values, social interactions, and direct experiences. Initial support rooted in religious empathy gradually shifted as behavioral conflicts, resource tensions, and lack of integration emerged. This study highlights the importance of inclusive refugee management and ongoing dialogue to foster social harmony. Keywords: Rohingya refugees, community perceptions, symbolic interactionism, refugee-host relations.

Citation



    SERVICES DESK