<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705615">
 <titleInfo>
  <title>AGILE GOVERNANCE PEMERINTAH KOTA SABANG DALAM PERCEPATAN PENGENTASAN KEMISKINAN EKSTREM DI KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FARHAN DIFANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan sosial yang menjadi isu secara global. Berbagai negara tidak luput dari masalah yang namanya kemiskinan, terutama di negara yang sedang berkembang, termasuk di Indonesia. Sejalan dengan kemiskinan, terdapat fenomena atau kondisi yang lebih urgent dan membutuhkan perhatian khusus terkait dengan ruang lingkup dari kemiskinan itu sendiri, yaitu kemiskinan ekstrem. Kemiskinan ekstrem adalah kondisi di mana seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar manusia, seperti makanan, air bersih, sanitasi, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan, dan akses terhadap informasi. Kemiskinan ekstrem tidak hanya bergantung pada pendapatan, tetapi juga pada ketersediaan layanan dan fasilitas dasar tersebut. Tingginya angka kemiskinan ekstrem di Kota Sabang yang mencapai 2,51 persen atau sebanyak 1,73 ribu jiwa pada tahun 2024/2025, menempatkan Kota Sabang sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi dari Kab/Kota lainnya di Provinsi Aceh. Tujuan dari penelitian dalam skripsi ini yaitu untuk menganalisis agile governance yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Sabang terhadap pemberdayaan masyarakat dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Sabang, serta untuk mengetahui apa saja faktor penghambat yang melatarbelakanginya. Teori yang digunakan adalah Teori Pemberdayaan Masyarakat yang dikemukakan oleh Jeffrey Sachs (2005), beserta dengan konsep Agile Governance yang dikemukakan oleh Luna et., al (2015). Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Sabang masih belum berjalan dengan maksimal. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan masih terdapatnya beberapa hambatan yang signifikan dalam proses penerapan kebijakan maupun program pengentasan kemiskinan ekstrem. Saran yang dapat diberikan yaitu, diharapkan kepada Pemerintah Kota Sabang untuk terus menjaga komitmen dan memperkuat penerapan prinsip agile governance secara konsisten dalam setiap tahapan program pengentasan kemiskinan ekstrem. Kemudian, diharapkan kepada masyarakat miskin ekstrem di Kota Sabang agar dapat mengubah pola pikir dari yang pasif dan cenderung terus menerus berketergantungan, untuk menjadi lebih aktif dan mandiri dalam memanfaatkan program-program pemberdayaan yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Sabang.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kemiskinan Ekstrem, Agile Governance, Pemberdayaan Masyarakat, Kota Sabang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GOVERNMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>POVERTY - SOCIAL WELFARE</topic>
 </subject>
 <classification>362.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705615</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 08:52:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 09:22:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>