<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705599">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN GENCATAN SENJATA ISRAEL-HAMAS PADA MEDIA ONLINE VOAINDONESIA.COM DAN KOMPAS.COM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik	Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konflik antara Israel dan Hamas merupakan isu berkepanjangan yang mendapat perhatian luas dari media internasional. Gencatan senjata menjadi titik penting karena menyangkut strategi politik sekaligus persoalan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana framing pemberitaan gencatan senjata Israel-Hamas pada media online Voaindonesia.com dan Kompas.com, menggunakan teori agenda setting dan framing model Robert N. Entman, yang mencakup empat elemen: define problem, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif. Data diambil dari sepuluh berita, masing-masing lima dari Voaindonesia.com dan Kompas.com, yang dipilih melalui teknik purposive sampling pada periode 19 Januari hingga 11 Maret 2025. Analisis dilakukan dengan mengklasifikasikan teks berita sesuai empat elemen framing Entman, kemudian membandingkan pola antar media. Hasil penelitian menunjukkan, define problem Voaindonesia.com memandang gencatan senjata sebagai jeda sementara demi keamanan Israel dan pembebasan sandera, sedangkan Kompas.com menekankannya sebagai langkah kemanusiaan menuju perdamaian permanen. Diagnose causes, Voaindonesia.com konsisten menyalahkan Hamas, sementara Kompas.com menyoroti penyebab dari kedua pihak. Make moral judgement, Voaindonesia.com melegitimasi tindakan militer Israel dan melabeli Hamas sebagai “teroris”, sedangkan Kompas.com lebih menekankan nilai kemanusiaan serta mengkritik agresi kedua pihak. Treatment recommendation, Voaindonesia.com mendorong operasi militer dan pelenyapan Hamas sebagai syarat damai, sementara Kompas.com menekankan diplomasi, penghentian kekerasan permanen, dan solusi dua negara. Perbedaan framing ini menunjukkan pengaruh latar belakang ideologis dan kepentingan media. Penelitian ini merekomendasikan agar media menjaga prinsip netralitas serta mendorong masyarakat bersikap kritis terhadap informasi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Framing, Gencatan Senjata, Israel-Hamas, Voaindonesia.com, Kompas.com &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705599</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 20:55:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 08:47:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>