GAMBARAN HISTOPATOLOGI LIMPA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) YANG DIINFEKSI AEROMONAS HYDROPHILA DIBERI PAKAN IMUNOSTIMULAN HERBAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN HISTOPATOLOGI LIMPA IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) YANG DIINFEKSI AEROMONAS HYDROPHILA DIBERI PAKAN IMUNOSTIMULAN HERBAL


Pengarang

DITA YULI YANTI S - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Iko Imelda Arisa - 198601242020122002 - Dosen Pembimbing I
Muhammadar - 197210061999031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111102010095

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan (S1)., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

597.74

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ikan nila merupakan komoditas ikan air tawar yang berpotensi untuk dikembangkan, karena permintaan ikan nila di Indonesia cukup tinggi. Aeromonas hydrophila merupakan bakteri yang umum menyerang ikan nila dan menyebabkan penyakit MAS Motile Aeromonas Septicemia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati penyakit pada ikan nila dengan pemberian pakan imunostimulan herbal (ekstrak daun ketepeng cina, biduri dan kelor). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan imunostimulan herbal terhadap gambaran histopatologi limpa ikan nila yang diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2025 di Laboratorium Histologi dan Nutrisi Ikan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala, menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (kontrol (-), kontrol (+), ekstrak daun ketepeng cina, ekstrak daun biduri dan ekstrak daun kelor dan 4 ulangan dengan dosis masing-masing 150 mg/kg pakan. Parameter yang diamati adalah gejala klinis, gambaran histopatologi limpa, berat mutlak, FCR, kelangsungan hidup dan kualitas air selama 28 hari pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan imunostimulan herbal berpengaruh terhadap parameter gambaran histopatologi limpa ikan nila, gejala klinis, kelangsungan hidup dan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter berat multak, dan FCR. Perlakuan terbaik pada parameter gambaran histopatologi dan kelangsungan hidup ikan dari kelompok yang yang diberi pakan imunostimulan herbal adalah P5 (ekstrak daun kelor), kerusakan limpa 44% dan SR 75 %. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberian imunostimulan secara oral dapat mencegah dan mengobati ikan nila yang terserang bakteri Aermonas hydrophila.

Kata kunci: ikan nila, Aeromonas hydrophila, pakan imunostimulan herbal, histopatologi limpa, imunitas.

Tilapia is a freshwater fish commodity with high development potential, as the demand for tilapia in Indonesia is quite high. Aeromonas hydrophila (MAS) is a bacterium that commonly attacks tilapia and causes Motile Aeromonas Septicemia disease. One of the efforts that can be made to prevent and treat disease in tilapia is by providing herbal immunostimulant feed (extracts of Chinese ketepeng leaves, biduri, and moringa). This study aims to determine the effect of providing herbal immunostimulant feed on the histopathological picture of the spleen of tilapia infected with Aeromonas hydrophila bacteria. This study was conducted in April-May 2025 at the Fish Histology and Nutrition Laboratory, Faculty of Marine Science and Fisheries, Syiah Kuala University, using a completely randomized design (CRD) with 5 treatments (control (-), control (+), Chinese ketepeng leaf extract, biduri leaf extract, and moringa leaf extract) and 4 replicates with a dose of 150 mg/kg of feed. The parameters observed were clinical symptoms, histopathological findings of the spleen, absolute weight, FCR, survival rate, and water quality during 28 days of maintenance. The results showed that the administration of herbal immunostimulant feed affected the histopathological findings of tilapia spleen, clinical symptoms, and survival rate, but did not significantly affect the parameters of absolute weight and FCR. The best treatment for the histopathological parameters and survival rate of fish from the group fed herbal immunostimulants was P5 (moringa leaf extract), with 44% spleen damage and 75% survival rate. These results indicate that oral administration of immunostimulants can prevent and treat tilapia infected with Aeromonas hydrophila bacteria. Keywords: tilapia, Aeromonas hydrophila, herbal immunostimulant feed, spleen histopathology, immunity.

Citation



    SERVICES DESK