<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705595">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TINGKAT PENGGUNAAN GAWAI TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA SMA NEGERI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. HARITS MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik	Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan gawai menjadi kebutuhan utama saat ini, namun penggunaan yang berlebihan dapat berdampak buruk salah satunya pada menurunnya interaksi sosial. Interaksi sosial adalah proses hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok yang saling memengaruhi satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat penggunaan gawai terhadap interaksi sosial siswa SMA di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan teknik purposive sampling terhadap 120 siswa SMA Negeri di Kota Banda Aceh. Pengumpulan data di peroleh dari hasil penyebaran link kuesioner kepada responden. Berdasarkan hasil penelitian pada uji R square dapat di ketahui tingkat penggunaan gawai berstatus moderat yaitu 57,5% variasi yang terjadi pada variable interaksi sosial. Hal ini juga didukung oleh hasil uji regresi linear sederhana yang menunjukkan bahwa koefisiensi regresi pada variabel X (tingkat penggunaan gawai) memiliki nilai sebesar 1.089 dengan T hitung 12.634. Hasil tersebut mengindikasikan adanya hubungan yang berlawanan arah antara penggunaan gawai dengan interaksi sosial siswa SMA. Artinya, setiap peningkatan pada variabel X akan diikuti oleh penurunan pada variabel Y. Dengan kata lain, semakin tinggi tingkat penggunaan gawai oleh siswa, maka semakin rendah pula kualitas interaksi sosial yang mereka lakukan dengan teman sebaya, guru, maupun anggota keluarga. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa penggunaan gawai secara berlebihan cenderung mengurangi intensitas komunikasi tatap muka dan dapat berdampak pada menurunnya keterampilan sosial siswa dalam kehidupan sehari-hari.&#13;
Kata kunci: Penggunaan Gawai, Interaksi Sosial, Ketergantungan Media, Siswa SMA Negeri Banda Aceh.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705595</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 20:47:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 08:38:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>