KOMPOSISI KOMUNITAS MAKROFAUNA DASAR DI SUNGAI DESA KEUREUWEUNG, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KOMPOSISI KOMUNITAS MAKROFAUNA DASAR DI SUNGAI DESA KEUREUWEUNG, ACEH BESAR


Pengarang

RAJKU FEBRIANZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Chitra Octavina - 198910202015042001 - Dosen Pembimbing I
Nurfadillah - 198409072019032017 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2111102010096

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan (S1)., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.972

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Makrofauna dasar merupakan hewan invertebrata berukuran ≥1 mm yang hidup di
dasar perairan dan berasosiasi dengan substrat, serta berperan penting dalam ekosistem
sebagai bioindikator dan sumber pakan alami. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis indeks ekologi, pola sebaran dan hubungan antara parameter kualitas air
dengan keberadaan makrofauna dasar di Sungai Desa Keureuweung. Penelitian
dilakukan pada bulan Maret hingga April 2024 dengan metode purposive sampling
menggunakan alat surber net. Sampel yang diperoleh dianalisis untuk mengetahui
jenis, kepadatan, serta indeks ekologi yang meliputi keanekaragaman, keseragaman,
dan dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas makrofauna dasar
terdiri atas empat kelas utama, yaitu Insekta, Gastropoda, Bivalvia, dan Malacostraca.
Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) sebesar 3,84 mengindikasikan
keanekaragaman tinggi, nilai keseragaman (E) sebesar 0,09 menunjukkan nilai
keseragaman makrofauna dasar rendah, dan nilai dominansi (C) sebesar 0,09
menunjukkan dominansi rendah. Analisis PCA menunjukkan bahwa keberadaan
makrofauna dasar dipengaruhi oleh parameter lingkungan seperti suhu, pH, arus, dan
oksigen terlarut. Penelitian ini dapat digunakan sebagai indikator biologis dalam
menilai status kesehatan perairan Sungai Keureuweung serta mendukung upaya
pengelolaan sumber daya perairan yang berbasis ekosistem

Benthic macrofauna are invertebrate organisms measuring ≥1 mm that live on the bottom of aquatic environments and are associated with substrates. They play a vital role in ecosystems as bioindicators and natural food sources. This study aims to analyze ecological indices, distribution patterns, and the relationship between water quality parameters and the presence of benthic macrofauna in the Keureuweung Village River. The research was conducted from March to April 2024 using purposive sampling with a Surber net. Collected samples were analyzed to determine species composition, density, and ecological indices, including diversity, evenness, and dominance. The results showed that the benthic macrofauna community consisted of four major classes: Insecta, Gastropoda, Bivalvia, and Malacostraca. The ShannonWiener diversity index (H') was 3.84, indicating high diversity; the evenness index (E) was 0.09, indicating low evenness; and the dominance index (C) was 0.09, showing low dominance. PCA analysis revealed that the presence of benthic macrofauna was influenced by environmental parameters such as temperature, pH, current velocity, and dissolved oxygen. This study can serve as a biological indicator to assess the ecological health of the Keureuweung River and support ecosystem-based water resource management efforts

Citation



    SERVICES DESK