<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705549">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM MENYEJAHTERAKAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jumadil awulla.j</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dinas Sosial Kota Banda Aceh sebagai badan yang bertanggung jawab pada proses penanggulangan yang berada pada daerahnya masing masing. Salah satu fungsi dari keberadaan dinas sosial adalah mencakup kegiatan mensejahterakan masyarakat, dengan upaya yang dapat dilakukan atau bahkan sudah dilakukan oleh pihak dinas sosial yaitu sosialisasi larangan memberikan uang kepada pengemis melalui himbauan lewat tulisan yang dipajang, selain itu dinas sosial dapat berkolaborasi dengan pihak yang berkaitan dalam melakukan razia terhadap pengemis dan berkolaborasi dengan pihak yang berkaitan dalam melakukan razia terhadap pengemis dan selanjutnya memulangkan mereka ke tempat asalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Dinas Sosial dalam mensejahterakan gelandangan dan pengemis di Kota Banda Aceh. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya deskriptif. Informan penelitian ini terdiri pihak Dinas Sosial, Satpol PP dan kalangan pengemis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Dinas Sosial Kota Banda Aceh dalam meningkatkan kesejahteraan gelandangan dan pengemis di Kota Banda Aceh dilakukan dengan mengawali penerapan peraturan perundang-undangan, melakukan sosialisasi larangan mengemis dan memberikan uang kepada pengemis di Kota Banda Aceh, melakukan razia melalui Satpol PP dan Dinas Sosial, melakukan rehabilitas bagi gelandangan dan pengemis yang tertangkap dengan memberikan edukasi hukum larangan mengemis, pelatihan kerja dan memberikan modal usaha produktif agar pengemis mengalihkan profesinya kepada pekerjaan lain. Kesimpulannya ialah strategi Dinas Sosial dalam meningkatkan kesejahteraan gelandangan dan pengemis di Kota Banda Aceh belum berhasil secara maksimal, mengingat jumlah gelandangan dan pengemis masih ditemui di Kota Banda Aceh. Oleh karena itu, disarankan agar Dinas Sosial Kota Banda Aceh terus melakukan pembenahan terhadap kebijakan dan strategi yang dijalankan terutama mengambil tindakan tegas kepada seluruh kegiatan gelandangan dan pengemis.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Strategi, Dinas Sosial, Menyejahterakan, Gelandangan dan Pengemis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705549</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 16:09:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 16:47:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>