PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN AKREDITASI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA LANGSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN AKREDITASI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA LANGSA


Pengarang

M.Azhari Tambunan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200050084

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : prog. studi magister pendidikan., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengelolaan sarana dan prasarana merupakan kegiatan yang sangat penting di sekolah, . karena keberadaannya akan sangat mendukung terhadap suksesnya proses pembelajaran di sekolah.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) perencanaan, 2) pengadaan, 3)
inventarisasi, 4) pemeliharaan dan 5S) penghapusan sarana dan prasarana dalam peningkatan akreditasi MAN 1 Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua MGMP, komite sekolah, pengawas dan guru. Hasil penelitian menunjukkan:
1) Perencanaan dilakukan oleh kepala sekolah bersama personel sekolah menyusun daftar kebutuhan sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah dan modal atau potensi yang telah ada. Kepala sekolah membentuk panitia khusus yang berhubungan dengan bangunan, mengatur kunjungan sekolah-sekolah yang digunakan sebagai model, dan mempelajari gambar bangunan sekolah dan perlengkapannya baik yang diproyeksikan maupun gambar biasa. 2) Pengadaan dilakukan berdasarkan perencanaan kebutuhan yang sudah ditentukan1. Sekolah mendyiapkan proposal sebelum melakukan pengadaan. Dalam proposal pengadaan dicantumkan secara jelas tentang jenis barang yang diminta, jumlah satuannya, merek beserta dengan tipenya, dan taksiran harganya. 3) Inventarisasi dengan cara menyediakan buku inventaris, buku pembelian, buku penghapusan, dan kartu barang. Barang inventaris diberikan lambang nama berbentuk angka yang tersusun menurut pola tertentu.
Barang invvestasi sekolah dipertanggung jawabkan dengan membuat laporan penggunaan
barang-barang tersebut yang ditujukan kepada Kantor Kementerian Agama setempat. 4)
Pemeliharaan dengan cara menunjuk beberapa personel sekolah untuk pemeliharaan sarana
dan prasarana secara rutin dan insidental. Apabila terjadi kerusakan akan dilaporkan kepada kepala sekolah dan menentukan perbaikan berupa mengusulkan dan menggantikannya kepada atasan berwenang. Sumber dana pemeliharaan adalah dari pemerintah, donatur, komite sekolah. 5) Penghapusan dilakukan apabila memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti: apabila sarana sudah dalam keadaan tua atau rusak berat, menelan biaya yang besar apabila diperbaiki, tidak sesuai lagi dengan kebutuhan masa kini dan apabila dicuri, terbakar, musnah
sebagai akibat bencana alam. Proses penghapusan tersebut biasanya dilakukan dengan dua
cara yaitu di musnahkan atau di lelang kepada guru dan karyawan sekolah.


Kata Kunci: Pengelolaan Sarana dan Prasarana dan Akreditasi Sekolah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK