STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DPPPA) ACEH DALAM MENCEGAH TINDAK KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK (DPPPA) ACEH DALAM MENCEGAH TINDAK KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

SYITRATUL MAULANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nadia Muharman - 198410082024212001 - Dosen Pembimbing I
Nur Anisah - 197801192009122003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010033

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Ilmu Komunikasi., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

364.4

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Strategi komunikasi sejatinya ialah perencanaan (planning) ataupun manajemen untuk mencapai suatu tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimnana strategi komunikasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh dalam mencegah tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data penelitian berupa wawancara terstrukur dan dokumentasi. Acuan berpikir dalam penelitian ini menggunakan Teori Perencanaan dan empat tahap strategi komunikasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa DP3A Aceh menggunakan keempat tahapan strategi komunikasi efektif untuk menyampaikan pesan mengenai pencegahan tindak kekerasan di Kota Banda Aceh. Pada tahap mengenal khalayak, DP3A Aceh menargetkan seluruh masyarakat, perempuan dan keluarga yang beresiko. Pada tahapan menyusun pesan, DP3A menggunakan pesan yang bersifat informatif dan edukatif. Pada tahapan menetapkan metode, DP3A menggunakan metode pendekatan dan sosialisasi kesetiap lapisan masyarakat dan memanfaatkan media. Dan pada tahapan seleksi penggunaan media, DP3A Aceh menggunakan media sosial dan media lainnya untuk menyampaikan pesan terkait pencegahan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Banda Aceh.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tindak Kekerasan

A communication strategy is essentially planning or management to achieve a goal. This study aims to determine the communication strategy of the Woman’s Empowerment and Child Protection Agency (DP3A) Aceh in preventing violence against women and children in Banda Aceh City. This study used qualitative methods, with data in form of structured interviews and documentation. This study utilizes The Planning Theory and the four stages of Communication Strategy as its conceptual framework. Based on the research result, it was found that DP3A Aceh used all four stages of an effective communication strategy to convey messages regarding violence prevention in Banda Aceh City. In the knowing the audience stage, DP3A Aceh targeted the entire community, women, and families at risk. In the developing message stage, DP3A Aceh employs informative and educational messages. In the determining method stage, DP3A Aceh used an approach and outreach method to all levels of society and utilized media. In the media selection stage, DP3A Aceh utilized social media and other media to convey messages related to preventing violence against women and children in Banda Aceh City. Keywords: Communication Strategy, women’s Empowerment and Child Protection Service. Acts of Violence .

Citation



    SERVICES DESK