<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1705493">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN AGILE GOVERNANCE OLEH DINAS KOPERASI, UKM DAN PERDAGANGAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEKTOR PERDAGANGAN KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYAHRUL RAMADHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik - Ilmu Pemerintahan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banda Aceh, seperti rendahnya adopsi teknologi digital, keterbatasan modal usaha, serta minimnya kualitas sumber daya manusia. Kondisi ini menuntut adanya tata kelola pemerintahan yang adaptif, responsif, dan fleksibel untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan strategi penerapan Agile Governance oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Banda Aceh dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sektor perdagangan, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan teori Agile Governance Luna dkk, 2015 yang menekankan fleksibilitas, responsivitas, dan pendekatan sistematis-adaptif dalam pengambilan kebijakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Agile Governance telah diwujudkan melalui penyederhanaan prosedur perizinan, pelatihan dan pendampingan UMKM, serta fasilitasi promosi produk melalui pameran dan platform digital. Namun, implementasi masih belum merata karena rendahnya literasi digital pelaku UMKM, keterbatasan modal, penggunaan teknologi produksi tradisional, dan kualitas SDM yang terbatas. Kesimpulannya, prinsip Agile Governance sudah mulai diterapkan tetapi belum sepenuhnya optimal. Saran penelitian ini ditujukan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh untuk memperluas dukungan kebijakan dan anggaran yang berpihak pada UMKM, kepada Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan untuk meningkatkan kapasitas aparatur serta memperluas digitalisasi layanan, dan kepada pelaku UMKM agar lebih aktif berpartisipasi dalam program pemerintah dan meningkatkan literasi digital. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan pendekatan kuantitatif agar dapat mengukur dampak penerapan Agile Governance terhadap indikator ekonomi secara lebih komprehensif.&#13;
&#13;
Kata kunci : Agile Governance, pertumbuhan ekonomi, sektor perdagangan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC GROWTH</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1705493</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 14:47:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-28 15:10:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>